Jateng

Usut Kematian Atlet, Pengprov TI Jateng Bentuk Tim Investigasi

×

Usut Kematian Atlet, Pengprov TI Jateng Bentuk Tim Investigasi

Sebarkan artikel ini
Mahasiswi Undip | kereta api Darso Polda
Ilustrasi orang meninggal dunia. (an)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Jawa Tengah membentuk tim investigasi untuk mengusut meninggalnya atlet Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP) Jawa Tengah, Agil Tri Nugroho.

Atlet muda berbakat itu meninggal dunia pada Rabu, 5 Maret 2025, setelah menjalani sesi latihan di Stadion Jatidiri Semarang.

Wakil Ketua Tim Investigasi Pengprov TI Jawa Tengah, Kolonel Kav Jami’an menjelaskan, pembentukan tim investigasi ini atas arahan Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI). Kolonel Inf Lukman Hakim menjadi ketua tim investigasi itu.

Meskipun dipimpin oleh pejabat Kodam IV/Diponegoeo, Jami’an menegaskan apabila penyelidikan ini bukan berasal dari Kodam IV/Diponegoro, melainkan dari internal Pengprov TI Jawa Tengah.

“Atas arahan PBTI agar dilakukan investigasi oleh Pengprov. Selanjutnya, Ketua Pengprov membentuk tim investigasi Pengprov atas kejadian ini. Jadi bukan investigasi dari Kodam,” kata Jami’an kepada beritajateng.tv, Rabu, 12 Maret 2025.

BACA JUGA: Atlet PPLOP Taekwondo Meninggal Usai Latihan, Begini Pernyataan Ketua Pengprov TI Jawa Tengah

Jami’an menyebut bahwa tim investigasi ini terdiri dari berbagai pihak yang berkompeten. Termasuk pelatih, pengurus Pengprov, serta tenaga medis yang bertugas saat kejadian.

Kedepannya, tim investigasi bertugas mengumpulkan fakta, mengklarifikasi kronologi kejadian, serta memastikan apakah ada unsur kelalaian dalam kasus ini.

“Tim investigasi berisi gabungan dari pelatih, pengurus Pengprov, dan melibatkan dokter,” katanya.

Minta keterangan atlet, pelatih, dan tenaga medis

Lebih lanjut, Jami’ah menuturkan bahwa proses investigasi masih berlangsung hingga saat ini. Tim investigasi telah meminta keterangan dari sejumlah pihak yang berada di lokasi kejadian.

Seperti para atlet yang mengikuti sesi latihan bersama Agil, pelatih yang bertugas saat itu, hingga tenaga medis yang menangani korban.

“Kegiatan investigasi masih berlangsung. Yang kami mintai keterangan yaitu para atlet taekwondo, pelatih taekwondo, dan tenaga medis saat itu,” jelasnya.

Jami’ah menambahkan, meninggalnya Agil menjadi perhatian besar bagi Pengprov TI Jawa Tengah. Terutama dalam hal standar keselamatan saat latihan.

BACA JUGA: Pelatih Kenang Mendiang Agil Tri Nugroho, Atlet Muda Berbakat Aset Taekwondo Jawa Tengah

Kasus ini mendorong Pengprov TI Jawa Tengah untuk mengevaluasi metode latihan khususnya di tengah kondisi bulan Ramadan.

“Tim investigasi ini tujuannya untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan latihan sehingga ke depan bisa dilaksanakan lebih baik,” tandasnya. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp