Akademisi Undip kritik Nahdlatul Ulama atau NU yang kelola tambang. Ironisnya, warga NU kerap menjadi korban dari dampak pertambangan.
BACA JUGA: Nilai Izin Tambang NU-Muhammadiyah Problematis, Pengamat Undip: Mending Bisnis Kursus Bahasa Arab
Ia menyebut kasus Wadas, Pegunungan Kendeng, hingga Tumpangpitu di Jawa Tengah. Mereka yang terdampak tambang sebagian besar merupakan warga Nahdliyin.
Menurutnya, masih ada ceruk bisnis menguntungkan yang bisa NU manfaatkan. Salah satunya kursus Bahasa Arab. Selain itu, ada peluang pengelolaan listrik komunitas dengan panel surya. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





