JAKARTA, beritajateng.tv – Belakangan ini viral sebuah nama host kanal edukatif Kinderflix bernama Nisa yang mendapat komentar berbau pelecehan seksual di sosial media.
Kinderflix merupakan sebuah kanal di YouTube yang berisi konten-konten edukasi untuk anak-anak. Dipandu oleh beberapa host, konten di kanal tersebut mereka kemas dengan visual yang menarik.
Konten-konten edukatif dari kanal YouTube Kinderflix ini mendapat tanggapan positif dari orang tua dan anak-anak yang menontonnya.
Namun sayangnya, beberapa hari belakangan ini seorang host bernama Nisa atau akrab orang sebut Kak Nisa ini viral di sosial media karena komentar kurang senonoh.
Tak sedikit komentar bernuansa pelecehan seksual dilontarkan oleh orang-orang tak bertanggung jawab terhadap Nisa.
BACA JUGA: 5 Fakta Nisa Kinderflix, Host Konten Edukatif yang Viral di YouTube
Konten edukasi Kinderflix memiliki tujuan untuk mendukung tumbuh kembang anak. Namun di aplikasi X dan TikTok, rupanya para audiens yang menonton konten-konten tersebut adalah laki-laki yang sudah dewasa.
Komentar berbau pelecehan seksual terhadap Nisa Kinderflix
Mirisnya, netizen yang didominasi dengan pria dewasa ini ikut berkomentar berbau pelecehan seksual terhadap Nisa.
“Tontonan anak-anak yang bikin bapak-bapak betah,” tulis seorang netizen di kolom komentar akun Instagram Kinderflix yang mengunggah foto Kak Nisa.
Adapun netizen lain menyebut bahwa konten Kinderflix tak hanya untuk anak-anak, tetapi juga bapak-bapak.
“Targetnya bukan buat anak2 aja, tapi buat bapak2 juga karena sangat bagus buat tumbuh kembang anak dan bapak,” komentar netizen lainnya.
“Akhir-akhir ini tisu abis terus,” tulis seorang netizen lainnya.
Atas komentar-komentar tak senonoh tersebut, tak sedikit netizen lain yang memberikan pembelaan terhadap Nisa sebagai host Kinderflix.
“Bayangin aja deh anak perempuanmu atau adik/kakak perempuanmu bikin channel untuk edukasi anak-anak (such a innocent dan homest work) terus dapet reaksi begitu dari bapak/om/ngabers/duda/suami,” tulis netizen.
Netizen memberikan komentar bahwa mereka (laki-laki dewasa) yang memberikan komentar tidak senonoh seharusnya memahami perasaan perempuan terkait hal ini.
“Cowo2 yg bilang “cuman bercanda” tuh ga ngerti gimana rasanya jadi cewek. Sulit dijelaskan dan ga akan pernah mereka pahami. Pokoknya jijik banget baca tulisan “bercanda mereka”. Ga lucu sama sekali. It’s perversive,” tulis netizen lainnya.
Mengetahui salah satu hostnya, Kak Nisa, menjadi korban pelecehan seksual di media sosial, Kinderflix buka suara. Mereka menyayangkan adanya komentar-komentar tak senonoh tersebut.
“Hai Halo KinderParents dan KinderFriends, Kak Nisa & Friends sangat berterimakasih untuk semua yang sudah selalu positif dan support Kak Nisa & Friends. kita sangat senang sekali dengan antusias KinderParents yang ikut berinteraksi saat menonton video kita, tapi kita sangat sedih dengan adanya komentar yang bertujuan negatif ( seperti Seksualisasi ) untuk Kak Nisa & Friends,” tulis Kinderflix di akun Instagram mereka, @kinderflix.idn.
“Selagi itu positif kita pasti senang sekali semoga video KinderFlix bermanfaat selalu untuk bermain dan belajar bersama KinderFriends ya! With love Kak Nisa & Friends,” tambahnya.(*)





