Jateng

Viral Truk Pengangkut Sampah di Semarang Bolong dan Memprihatinkan, DLH: Kami Tarik dan Masuk Bengkel!

×

Viral Truk Pengangkut Sampah di Semarang Bolong dan Memprihatinkan, DLH: Kami Tarik dan Masuk Bengkel!

Sebarkan artikel ini
Viral Truk Pengangkut Sampah di Semarang Bolong dan Memprihatinkan, DLH: Kami Tarik dan Masuk Bengkel!
Tangkap layar video @semarangskypreject kondisi truk pengangkut sampah bolong dan memprihatinkan hingga menyebabkan sampah berceceran jatuh di jalan. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kondisi truk pengangkut sampah di Kota Semarang memprihatinkan, bahkan kontainer bak sampah bolong sehingga sampah yang berjatuhan di jalan.

Kondisi truk pengangkut sampah itupun viral di media sosial melalui akun instagram @semarangskyperject. Admin akun tersebut menilai armada pengangkut sampah di Semarang sudah bosok.

“Kebangetan! Udah bosok gitu masih dipakai. Semiskin itukah Kota Semarang sampai-sampai gak bisa beli truk/bak sampah yang layak???,” tulis admin.

BACA JUGA: Viral Bus Trans Semarang Rusak Pintu dan AC, Warga Tagih Janji Kampanye Agustina-Iswar

Dia meminta budgeting managemen APBD bisa lebih tepat sasaran dan berpihak pada kepentingan umum.

“Dari pada beli mobil atau motor dinas. Atau hal lain yang urgensinya masih rendah sebaiknya alokasi anggaran untuk pembelian atau peremajaan truk atau bak sampah,” paparnya.

Pihaknya mengaku, sudah pernah mengadukan kondisi ini pada tahun lalu kepada Pemerintah Kota Semarang. Namun, dia menyayangkan hingga kini masih ada kondisi truk yang tidak layak pakai.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang, Arwita Mawarti mengatakan, langsung menarik kontainer yang bolong-bolong untuk mulai perbaikan. Pihaknya juga menegur driver agar tidak memakai lagi kontainer yang rusak.

“Harus kami lakukan perbaikan dulu. Ini sudah kami tarik dan masukan bengkel. Plat dinding kontainer pada bolong itu kami perbaiki,” papar Arwita.

Jika harus menunggu pengadaan kontainer baru, menurut Arwita, memakan waktu cukup lama. Di sisi lain, pelayanan harus terus berjalan. Oleh karena itu, perbaikan menjadi solusi sementara sembari menunggu pengadaan.

DLH telah merencanakan pengadaan baru. Kontainer baru ia perkirakan bisa mereka pakai pada Juli atau Agustus mendatang mengingat pengadaan kontainer memakan waktu sekira 75 – 90 hari. Sementara, perbaikan hanya membutuhkan waktu sekira satu pekan.

“Proses perbaikan itu satu minggu. Pengadaan 75 – 90 hari. Biar pelayanan tidak terlambat, kami lakukan perbaikan. Satu minggu insyaallah selesai,” ucapnya.

Diakui Arwita, kondiai kontainer sampah bolong-bolong memang cukup menghambat pelayanan. Dia mengaku, telah menganggarkan peremajaan 44 kontainer sebesar Rp 2,5 miliar melalui APBD 2025. Peremajaan di prioritaskan untuk armada yang mengalami rusak berat.

“Ada yang rusak ringan, sedang, berat. Jadi, harus di pisahkan. Seperti di video (video viral-red) rusak berat. Kalau lobang dikit itu rusak ringan. Memang yang rusak berat yang diutamakan,” jelasnya.

Upaya menggaet perusahaan untuk menggelontorkan dana corporate social responsibility (CSR), kata dia, telah pihaknya lakukan.

Hanya saja, mayoritas perusahaan memberikan bantuan berupa tong sampah pilah fan gerobak sampah. Hingga kini, belum ada perusahaan yang menggelontorkan bantuan pengadaan kontainer.

“Karena anggaran besar, satu kontainer Rp 60 juta,” tambahnya. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp