SEMARANG, beritajateng.tv – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Tengah (Jateng) mengadakan acara silaturahmi dan Halal Bi Halal di Vihara Tanah Putih Semarang, Kamis 4 Mei 2023.
Hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh lintas agama dan kepercayaan.
Kepala Vihara Tanah Putih Semarang Bhikku Cattamano MT mengatakan kegiatan ini bak pemberi warna pada Negeri Indonesia yang memiliki banyak suku dan agama.
“Dulu kita mempunyai potret yang indah tentang Indonesia, nah kita kembali untuk boleh dibilang mencetak foto yang indah itu kembali. Tentang Indonesia melalui silaturahmi bersama dengan Hari Raya Idul Fitri saudara-saudara yang beragama Islam,” papar Bhikku Cattamano.
BACA JUGA: FKUB Kota Semarang Target Dirikan FKUB Tingkat Kecamatan dan Kelurahan pada 2022
Sebagai tuan rumah berlangsungnya acara, ia merasa haru sekaligus berterima kasih karena kebersamaan dalam keberagaman tersebut masih terasa.
“Saya sebagai umat Buddha ikut mendukung kegiatan-kegiatan FKUB, yang juga kebetulan Halal Bi Halal Idul Fitri ini bertempat di Vihara Tanah Putih. Jadi kami mendukung kegiatan bersama seperti ini,” paparnya.
Ketua FKUB Jateng Sebut Bentuk Komitmen Kebangsaan
Kepala Bidang (Kabid) Ketahanan Bangsa Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jateng Pradhana Agung Nugraha turut hadir dalam acara tersebut.
Ia menyampaikan, kerukunan dan toleransi merupakan kunci penting dalam membangun bangsa. Pradhana sangat mengapresiasi kegiatan lintas agama kali ini.
“Kita selalu berembug dan berdiskusi sama-sama, terutama terkait toleransi. Toleransi umat beragama itu penting sekali, karena ada indeksnya dan itu ada ukurannya,” papar Pradhana kepada beritajateng.tv usai mengikuti kegiatan.
BACA JUGA: Meriahnya Pawai Ogoh-ogoh dan Karnaval Lintas Agama di Semarang
Ketua FKUB Provinsi Jawa Tengah Taslim Syahlan menilai Halal Bi Halal tersebut adalah komitmen kebangsaan yang baik.
“Hari ini bisa kita saksikan Vihara Tanah Putih mengundang kawan lintas agama. Pertanda kita terus mengembangkan bentuk moderasi beragama,” tandasnya.
Uniknya, Taslim mengaku bahwa FKUB mengemas kegiatan silaturahmi ini secara santai.
“Itu tidak kita kemas dengan yang selalu formal. Hari ini kita kemas dengan rileks sehingga bisa terus berdiskusi sambil kulineran,” tutupnya.
Acara silaturahmi dan Halal Bi Halal itu berlanjut dengan deklarasi Gerakan Perempuan Lintas Agama (Garputala). Adapun Garputala ini menjadi komunitas perempuan lintas agama pertama yang ada di Jateng. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





