SEMARANG, beritajateng.tv – Komunitas Kreator Semarang (Kresem) kembali menggelar kegiatan Kresem Art Street 4. Kresem Art Street merupakan kampanye kreatif untuk membangkitkan ekonomi masyarakat.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari pada Jumat dan Sabtu, 27-28 Juni 2025, di kawasan Kota Lama Semarang.
Ketua Panitia Kresem Art Street, Andi Kusnadi, mengatakan bahwa kegiatan ini rutin berjalan dua minggu sekali. Pada Kresem Art Street 4 ini mengusung konsep “19 Tahun Revitalisasi Batik Semarang“.
“Kami sedang mencoba membangkitkan kegiatan ekonomi kreatif (ekraf) dengan membatik di Kota Semarang melalui kegiatan Kresem,” terang Andi kepada beritajateng.tv, Jumat, 27 Juni 2025.
Konsep kali ini menonjolkan batik Semarang dan usaha mengingat kembali Semarang sebagai kota batik.
BACA JUGA: 5,4 Juta Wisatawan Kunjungi Jateng saat Libur Lebaran, Kota Lama Terfavorit!
“Batik di Semarang itu punya 3 fase perkembangan: fase kolonial, fase kemerdekaan, dan setelah revitalisasi di tahun 2006. Kegiatan ini peringatan ke-19 tahun batik Semarang setalah fase revitalisasi,” tutur Andi.
Kresem Art Street 4 melibatkan 100 pembatik di Semarang yang bakal membatik langsung di kawasan Kota Lama Semarang.
“Ada 100 pembatik yang akan perform batik dari nyanting, pewarnaan, dan sebagainya yang akan berlangsung di sini,” kata Andi.
“Jadi ini temanya tentang batik Semarang, di mana kita mengingat kembali Semarang sebagai kota batik,” tambahnya.
Kresem Art Street bantu penjualan usaha kreatif di Kota Semarang
Salah satu pemilik usaha kreatif, Harwati, yang baru pertama kali mengikuti kegiatan ini merasa sangat terbantu. Ia berharap kegiatan seperti Kresem Art Street dapat membantu meningkatkan penjualan produknya, yakni batik dan ecoprint. Tips-tips seputar promosi produk kreatif dan mengelola usaha kecil seperti Harwati juga banyak dibagikan oleh Tuliskita.
Tak hanya memamerkan karya batik khas Semarangan, kegiatan ini juga dimeriahkan oleh komunitas tari Semarang seperti Sanggar Tari Kareista, Tari GNP, Sanggar Suswoyo Budoyo, Sanggar Sekar Taman, dan Komunitas Diajeng Semarang.
BACA JUGA: Ratusan Pembatik Lasem Go Digital Lewat Edukasi #JualanNyaman di Tokopedia dan TikTok Shop
Ada pula komunitas pembatik dari Klaster Batik Semarang, Kencono Papat, Ovop Batik, Katun Ungu, Nia Butik, dan Kawista.
Selain batik dan tari, Kresem Art Street 4 ini juga diikuti oleh para UMKM kuliner. Selain itu juga ada komunitas musik Gema Nusantara Pelajar yang turut memeriahkan acara.
Acara utama dimulai pukul 18.00 WIB dengan pentas tari oleh Sanggar Sekar Taman. Kresem Street Art 4 akan berlanjut hingga Sabtu, 28 Juni 2025 di Kota Lama Semarang. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi




