BLORA, beritajateng.tv – Ika Dewi Susanti diprediksi bakal menduduki kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora, sebagai calon legislatif (caleg) dari Partai Gerindra. Ia merupakan warga Medalem, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Ucapan selamat terus datang dari rekan sesama kader partai Gerindra kepada caleg yang lahir di Blora, 20 Agustus 1997 ini. Kabarnya, ia merupakan seorang politisi muda partai Gerindra Blora Jawa Tengah.
Tak hanya merupakan politisi saja, Ika Dewi Susanti ini juga menjadi satu-satunya caleg muda Partai Gerindra yang diprediksi lolos menjadi anggota legislatif periode 2024-2029 mendatang.
Hasil rekapitulasi sementara gadis cantik yang berstatus lajang tersebut yakni 5.140 di daerah pemilihannya. Besaran angka tersebut menempatkan caleg tersebut di posisi 3 besar perolehan suara terbanyak di dapil 3 Blora.
BACA JUGA: Rekapitulasi Penghitungan Suara tingkat Kabupaten Blora, Bawaslu: Tidak ada Kericuhan Kecurangan
Anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Panidi dan Anik Juarti ini, mengaku tidak memiliki firasat tertentu terkait kesempatannya untuk duduk di kursi DPRD. Terlebih belum adanya pengumuman resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
“Masih bingung saat ini, kayaknya kalau belum diumumkan KPU, kayak ya gak sih”, ungkap Ika kepada beritajateng.tv pada Jumat 1 Maret 2024.
“Kalau by name nya sih 5.140, dapil 3. Sebenarnya baru lulus kuliah juga”, imbuhnya.
Menggunakan strategi pendekatan masyarakat dan anak muda
Anak dari Kepala Desa (Kades) Medalem Anik Juarti ini, mengungkap strategi yang ia gunakan untuk ‘menarik’ suara. Yakni pendekatan dengan masyarakat dan anak muda seperti komunitas anak muda.
“Sebenarnya lebih mengenalkan kepada masyarakat Blora yang masih awam tentang caleg yang masih muda, potensinya beneran atau enggak,” jelas Ika.
BACA JUGA: Tanggapi Dugaan Penggelembungan Suara di Semarang, KPU: Rekapitulasi Sudah Sesuai Aturan
Selain itu, caleg muda ini juga mengaku telah mempersiapkan program-program untuk menampung kebutuhan anak-anak muda agar lebih produktif.
Untuk saat ini, Ika masih menunggu hasil rekapitulasi resmi dari KPU yang masih berlangsung hari ini. Meski begitu ia tetap yakin perolehan suaranya tidak akan berubah banyak. (*)
Editor: Farah Nazila





