Gaya Hidup

Branding Diri ‘Mbak Yu Berkebaya’, Alifia Populerkan Kebaya ke Generasi Muda Lewat TikTok

×

Branding Diri ‘Mbak Yu Berkebaya’, Alifia Populerkan Kebaya ke Generasi Muda Lewat TikTok

Sebarkan artikel ini
Mbak Yu Berkebaya
Alifia alias Mbak Yu Berkebaya, seleb TikTok yang selalu tampil dengan mengenakan kebaya. (Foto: Dok. Pribadi)

SEMARANG, beritajateng.tvAlifia Hidayanti, seleb TikTok yang terkenal akan panggilan ‘Mbak Yu Berkebaya’, selalu mengajak generasi muda, khususnya generasi Z, untuk menjaga dan mempertahankan eksistensi budaya Indonesia, yakni pakaian tradisional kebaya.

Dengan akun TikTok @rumroijen yang memiliki lebih dari 21 ribu pengikut, Alifia memang selalu tampil dengan mengenakan kebaya dalam setiap kontennya. Tapi siapa sangka, branding Mbak Yu Berkebaya muncul tanpa rencana.

“Dari awal sebelum aku mulai ngonten aku emang lagi suka pakai kebaya. Nah, pertama ngonten kebetulan lagi pakai kebaya dan ada yang notice. Terus aku mikir, kenapa nggak sekalian aja makai kebaya terus,” ungkapnya saat beritajateng.tv temui seusai menjadi narasumber di Universitas Semarang (USM), Kamis, 11 Januari 2024.

BACA JUGA: Ribuan Ibu PKK di Blora Antusias ikuti Festival Blora Berkebaya 2023

Memulai perjalanan sebagai content creator dari Januari 2023, tak menyangka Alifia semakin merasa nyaman dengan image-nya yang selalu tampil berkebaya. Dengan mengenakan pakaian tradisional itu, ia mengaku seperti menjadi orang yang berbeda.

Lebih jelas, ia sebagai anak muda merasa memiliki tanggung jawab lebih dalam mengajak generasi muda lainnya untuk mengenal dan mencintai budaya. Menjadi seorang content creator yang selalu menampilkan budaya, paling tidak Alifia telah mempromosikan bahwa berkebaya bukanlah sesuatu yang aneh.

“Kebaya itu nggak harus dipakai tiap acara formal, kok. Tapi kebaya juga bisa dipakai untuk kegiatan sehari-hari. Seperti nongkrong, kuliah, sampai main sama temen juga bisa,” imbuhnya.

Mbak Yu Berkebaya manfaatkan media sosial TikTok

Memilih media sosial TikTok sebagai platform utama juga bukan tanpa alasan. Menurut Alifia, TikTok menjadi media sosial yang paling gampang menyasar anak muda.

Apalagi dengan banyaknya tren-tren video di TikTok seperti A Day in My Life, yang kemudian Alifia manfaatkan untuk memasukkan budaya ke dalam konten yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Konten yang dekat itu contohnya jalan-jalan, makan-makan. Nah, lewat situ aku bisa memasukkan budaya, entah soal makanan tradisional atau budaya-budaya tradisional yang aku bawa dengan cara kekinian,” ucap gadis kelahiran 2002 itu.

Genap setahun menjadi influencer, ia tentu mengalami suka duka dalam perjalanannya sebagai Mbak Yu Berkebaya. Dukanya, kata Alifia, adalah cuaca panas di Kota Semarang, tambah karakter kostum kebaya dan jarik yang berat sehingga membatasi gerak tubuhnya.

BACA JUGA: Luar Biasa! Fotografer Ini Gelar Pemotretan Model Berkebaya di Kolam Renang Hotel Lantai 30

“Tapi dengan duka-duka itu aku ngerasa, ‘Oh, ini yang orang dulu rasain, yang tiap hari pakai kebaya.’ Aku jadi bisa merasakan,” ucapnya.

Namun demikian, Alifia tetap mengajak anak muda untuk tidak takut menggunakan kebaya dalam kehidupan sehari-sehari. Menurutnya, nguri-uri kebudayaan dapat kita mulai dengan mengenal dan membiasakan diri mengenakan kebaya.

“Mari berkebaya dengan bahagia!” tandasnya. (*)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp