SEMARANG, beritajateng.tv – Akmal Farouq, mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang berhasil meraih medali emas pada 21th ASEAN University Games 2024.
Mahasiswa angkatan 2020 program studi Manajemen itu sebenarnya tak pernah terbayang bisa mewakili Indonesia di ajang internasional. Pasalnya, tahun ini adalah tahun terakhirnya menjadi mahasiswa.
Namun, bersama dua rekan sesama mahasiswa Undip, Firman Maulana dan Ahmad Reihan, Akmal berhasil menyabet medali emas dalam 21th ASEAN University Games kategori Kata Beregu Putra.
“Awalnya kami bertiga terpilih mewakili Undip di POMNAS (Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional) di Kalimantan Selatan tahun 2023, Alhamdulillah bisa dapat medali emas. Setelah itu kami dipanggil untuk mewakili Indonesia di ASEAN University Games ini,” kisahnya kepada beritajateng.tv, Rabu, 10 Juli 2024.
BACA JUGA: Keren! Hobi Rakit, Dokter Muda asal Undip Ini Koleksi Lebih dari 30 Gundam
Paska POMNAS, ketiganya langsung mempersiapkan diri untuk berlaga di ASEAN University Games. Persiapannya terbilang cukup panjang dan memakan waktu sekitar 2 setengah bulan.
Bahkan demi persiapan yang lebih matang, mereka bersama tim lainnya juga mengikuti training camp 10 hari sebelum pelaksanaan yang berpusat di Malang, Jawa Timur.
Beruntung, persiapan berlangsung lancar dan ketiganya tak mengalami cidera yang berarti. Sehingga, saat hari H perlombaan ketiganya dapat memberikan yang terbaik bagi kontingen Indonesia.
“Pas final ketemu Malaysia kami bisa menang dengan skor 40,8 semetara Malaysia 40,2, Alhamdulillah dapat emas,” ucap Akmal.
Terlahir di keluarga karate
Akmal sendiri terlahir di keluarga yang kental dengan darah karate. Kebetulan sang ayah juga merupakan pemain dan pelatih nasional.
Tak heran jika ia mulai menyukai karate sejak usia 6 tahun. Bahkan ia berhasil mendapat keistimewaan dari prestasinya di bidang karate.
“Masuk SD jalur prestasi, SMP jalur prestasi, SMA juga prestasi, sampai kuliah di Undip ini juga pakai jalur prestasi,” ungkap mahasiswa asal Jakarta itu.
Bisa mewakili nama Undip dan Indonesia di tahun terakhirnya, Akmal tentu merasa bersyukur. Apalagi ia telah menyelesaikan kewajiban studinya dan akan wisuda di akhir bulan ini.
BACA JUGA: Respons Keputusan Nadiem, Undip Resmi Batalkan Kenaikan UKT dan IPI Tahun Ajaran 2024/2025
Kedepannya, Akmal ingin fokus merintis karir di profesional. Tentunya sambil mencari peluang untuk melanjutkan kecintaanya pada dunia karate. Terlebih, setelah mengikuti ASEAN University Games, pengalaman dan relasi Akmal di dunia karate semakin luas.
“Kemarin pengalaman pertama masuk Timnas, berharga banget bisa bertemu dengan pelatih timnas, senior timnas yang juga idola saya, juga relasi di karate kebuka,” tandasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





