Nasional

DPR RI Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan Digitalisasi untuk Pasarkan Produk

×

DPR RI Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan Digitalisasi untuk Pasarkan Produk

Sebarkan artikel ini
DPR RI Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan Digitalisasi untuk Pasarkan Produk
Foto bersama Wakil Ketua Komisi X DPR RI Agustina Wilujeng bersama para narasumber Bimbingan Teknis Optimalisasi Pemasaran Produk Ekonomi Kreatif melalui Media Digital bersama 50 pelaku UMKM Kota Semarang. (Ellya/BeritaJateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Anggota DPR RI dari Partai PDI Perjuangan, Agustina Wilujeng Pramestuti mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan digitalisasi untuk memasarkan produk.

Hal ini disampaikan Agustina usai kegiatan Bimbingan Teknis Optimalisasi Pemasaran Produk Ekonomi Kreatif melalui Digitalisasi bersama 50 pelaku UMKM Kota Semarang.

“Digitalisasi itu sudah menjadi nafas kehidupan kita, tidak hanya tentang pemasaran. Tapi urusan politik, urusan kesehatan, semua sektor, menggunakan digitalisasi,” ujarnya yang juga Wakil Ketua Komisi X DPR RI, di MG Setoz Semarang, Minggu 28 Juli 2024.

BACA JUGA: Sepi Manuver PDIP di Kandang Banteng jelang Pilgub Jateng 2024, Belum Pilih Calon hingga Nihil Baliho

Menurutnya, pelaku UMKM harus mau belajar memasarkan produknya lewat media digital. “Kalau kita buta menggunakan digitalisasi, ya kita akan ketinggalan zaman,” imbuh dia.

Tembus Belahan Dunia

Lewat digitalisasi, proses penjualan barang bahkan bisa menjangkau belahan dunia lain. “Kita bisa menembus batas-batas negara, bahkan manusia dengan digitalisasi,” ujar dia.

Misal, kata Agustin, seseorang bisa suka maupun tidak suka karena melihat suatu media digital. Termasuk style atau gaya seseorang, bahkan bisa terpengaruh oleh tontonan di media sosial.

“Maka, saya berharap UMKM Kota Semarang semakin berkembang lebih masif. Bagaimana caranya? Ya seperti hari ini, kita menghadirkan para pakar,” terang dia.

Agustina menyebut dengan banyaknya UMKM di Kota Semarang tentunya menuntut para pelaku UMKM untuk lebih kreatif.

“UMKM di Kota Semarang itu banyak banget dan masyarakat itu sangat kreatif hanya saja belum ada tendangan yang canggih untuk bisa produknya terserap oleh konsumen,” paparnya.

Perlu formula, kata dia, salah satunya dengan pelatihan. “Kita tidak bisa mendikte pelaku UMKM, karena mereka manusia kreatif. Mereka akan menemukan sendiri. Kita hanya bisa membantu untuk menemukan polanya,” tutup dia. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp