Politik

Ganjar-Mahfud Masih Merajai Jateng, Survei AKSARA: PDIP Gencar Kampanye Pertahankan Kandang Banteng

×

Ganjar-Mahfud Masih Merajai Jateng, Survei AKSARA: PDIP Gencar Kampanye Pertahankan Kandang Banteng

Sebarkan artikel ini
Ganjar-Mahfud Jateng
Direktur Eksekutif AKSARA Research and Consulting, Hendri Kurniawan, saat menunjukkan hasil surveinya di Kota Semarang, Kamis, 21 Desember 2023 sore. (Foto: Dok. AKSARA)

SEMARANG, beritajateng.tv – Gencarnya kampanye dan pergerakan PDI Perjuangan sebagai partai pengusung pasangan calon nomor urut 02, GanjarMahfud MD membuat pasangan itu bertahan pada posisi pertama di Jateng.

Berdasarkan survei AKSARA, Ganjar-Mahfud berhasil memeroleh elektabilitas sebesar 38,2 persen. Direktur Eksekutif AKSARA Research and Consulting, Hendri Kurniawan, menyebut, masifnya kampanye partai banteng di Jateng berhasil mengantarkan Ganjar-Mahfud pada posisi tersebut.

“Ganjar-Mahfud ini wilayah atau basis dukungan pemilihnya terbesar di Jateng, apalagi kemudian partai pengusungnya (PDI Perjuangan) beberapa waktu lalu masif melakukan kampanye, memastikan suara, dan dukungan pada paslon ini,” ujar Hendri, Kamis, 21 Desember 2023 sore.

Bukan tanpa alasan AKSARA melakukan jajak pendapat dengan mengambil 1.200 responden di Jawa Tengah. Hendri menuturkan, Jateng sebagai wilayah dengan dinamika politik yang bagus dan dinamis ketimbang provinsi lainnya. Terlebih, tokoh politik nasional berasal dari provinsi ini.

BACA JUGA: Tak Khawatir Ganjar-Mahfud Merosot, TKD Jateng Gunakan Survei Sendiri dan Metode Pemenangan ‘Below The Line’

“Konstelasi politik di Jateng lumayan bagus dan dinamis, walau ada PDIP sebagai partai dominian, banyak tokoh nasional dan politik yang lahir di Jateng. Ada satu budaya politik yang bagus, yang kemudian ini mencetak kader-kader hebat di nasional,” terangnya.

Pihaknya mengaku, Jawa Tengah hingga kini masih eksis sebagai pusat pertarungan Pilpres selain Jawa Timur. Bahkan bagi Hendri, pusat pertarungan sesungguhnya dipegang oleh Jawa Tengah, terutama bagi Ganjar-Mahfud dan Prabowo-Gibran.

“Ganjar kan dari Jateng, Gibran juga, kalau Prabowo nenek moyangnya juga dari Jateng. Ini jadi hal dan situasi kondisi menarik, ketika diamati dan kita analisis, teliti, ini sangat menarik,” ungkapnya.

Selain soal Ganjar-Mahfud, Hendri ungkap Prabowo-Gibran harus bekerja keras jika ingin menang di Jateng

Kendati tim kampanye Prabowo-Gibran sedang gencar-gencarnya merebut suara pemilih di Jateng, Hendri menuturkan berdasarkan hasil survei yang ia lakukan, upaya itu masih mengantarkan paslon nomor 02 itu pada posisi kedua.

Sehingga, tutur Hendri, usaha keras mesti dilakukan lagi oleh Prabowo-Gibran untuk memenangkan ceruk suara sepenuhnya di Jawa Tengah. Pihaknya menilai, bukan hal mudah bagi paslon itu untuk menang begitu saja di Jawa Tengah.

“Mereka (Prabowo-Gibran) harus berusaha keras kalau mau minimal mepet atau menang di Jateng, effort-nya sangat keras dan harus besar. Sampai saat ini di Koalisi Indonesia Maju (KIM) hanya beberapa unsur saja yang melakukan kampanye,” terangnya.

Partai pengusung maupun TKN tingkat daerah Prabowo-Gibran mesti kompak dan membuat stragei yang lebih mantap lagi menurut Hendri.

BACA JUGA: Gelar FGD Pemenangan, PPP Jateng Yakini Ganjar-Mahfud Peroleh Suara Lebih dari 60 Persen Pemilih

“Saya lihat belum ada kekompakkan, kemasifan program, ataupun langkah-langkah untuk memenangkan Capres. Mungkin ketika memang berharap bisa menyusul Ganjar-Mahfud ya kekompakkan, langkah strategisnya lebih bisa ditingkatkan lagi,” paparnya.

Menurutnya, debat Capres-Cawapres yang masih akan berlangsung mampu untuk memengaruhi suara pemilih di Jawa Tengah. Sebab, selain faktor preferensi pilihan pribadi, media sosial dan media elektronik mampu mengubah preferensi pemilih. Terlebih, masih banyak pemilih Jateng yang belum menentukan pilihannya secara mantap.

“Faktor lain yang bisa memengaruhi itu medsos dan media elektronik, apa yang tersaji di medsos, entah debat dan pendukung yang debat atau saling sindir, ini pasti juga akan memengaruhi. Itu masih sangat fluktiatif di Jateng,” tandasnya. (*)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp