SEMARANG, beritajateng.tv – Di Kota Semarang, ada tempat nongkrong baru yang menawarkan suasana ala kedai kopi kecil yang marak di Vietnam dan Thailand. Toko Merekah namanya.
Toko Merekah berlokasi di tengah pusat kota, tepatnya di Jalan Stadion Tim Nomor 45-49, Karangkidul, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang. Tempat ini nyaman untuk nongkrong, apalagi bersenda gurau bersama orang terdekat.
Anita Dwi, pemilik Toko Merekah mengungkapkan, tempat ini berawal dari keresahannya lantaran susah mencari tempat nongkrong yang lucu, gemas, dan murah di Kota Semarang. Ia yang memang hobi traveling lantas terinspirasi ketika menjelajahi Thailand dan Vietnam.
“Kebetulan aku suka jalan-jalan, beberapa konsep aku kumpulin dan jadilah Toko Merekah ini. Cuma kita nggak sama persis, ada yang dimodifikasi. Jadi bisa dibilang sebenernya konsep Thailand bukan, konsep Vietnam bukan, konsep Jepang juga bukan, kayak akulturasi,” ujar Anita saat beritajateng.tv temui, Rabu, 1 Oktober 2023.
Konsep itu kemudian dituangkan ke dalam interior tempat. Mulai dari ruangan yang berbentuk mini namun estetik, pajangan barang-barang kuno seperti kamera jadul dan roll film, hingga memanfaatkan jendela untuk meja pengunjung.
BACA JUGA: Hidden Gem Anak Skena Kota Semarang, Minum Kopi di Kedai Rumah Eyang Bisa Sekalian Lihat City Light
Untuk menunya pun tak kalah unik. Antara lain Kopi Butter, Es Marple, Es Binar, dan Es Kosmik.
“Es Marple dasarnya adalah markisa, kalau Es Binar kan warnanya merah ungu. Aku kayaknya harus ada menu yang namanya binar, kalau Es Kosmik itu usulan dari temen, singkatan Korea Stroberi Milk,” jelas Anita.
Lebih lanjut, ia menyebut semua menu yang tersedia di tempatnya merupakan menu favorit yang selama ini ia temui ketika traveling. Bedanya, Anita mencoba menghadirkan menu-menu tersebut dengan harga yang lebih murah.
“Misal aku kalau ke kopi tiam suka beli kopi butter, aku mencoba ngeracik lagi tapi dengan harga murah dan pakai kualitasnya yang bagus. Terus kalau Es Marple itu terinspirasi dari kedai di Malaysia, oh ternyata bisa ya markisa campur soda, akhirnya coba bikin tapi tetep dengan harga yang lebih terjangkau,” imbuhnya.
BACA JUGA: Mengunjungi Kedai Tarik Pa’Ngah, Kopitiam Anyar khas Melayu-Kalimantan di Kota Semarang
Anak muda Kota Semarang mayoritas pengunjung Toko Merekah
Toko Merekah sendiri baru resmi buka untuk umum pada tanggal 25 Oktober 2023. Satu minggu beroperasi, Anita menyebut 80 persen pengunjung yang datang mayoritas anak muda.
Selain itu, seluruh karyawan di Toko Merekah ternyata juga anak muda, terutama mahasiswa.
“Aku waktu kuliah nyambi kerja, waktu itu mengalami keresahan kok susah ya nyari kerja buat orang kuliah buat part time, kebanyakan full time. Makanya aku nge-hire part time mahasiswa aja, deh. Biar mereka ngerasain kerja di tengah-tengah kuliah, bisa request jadwal menyesuaikan mereka juga,” imbuhnya.
Meski begitu, ia berharap Toko Merekah dapat menjadi pilihan nongkrong bagi semua kalangan, mulai dari anak muda hingga orang tua. Tentunya dengan harga yang murah dan terjangkau.
Toko Merekah buka setiap hari, kecuali hari Senin mulai pukul 15.00 s.d. 22.00 WIB. Sementara harga minuman dan makanan di tempat ini bervariasi namun masih terjangkau, mulai dari Rp7 ribu hingga Rp22 ribu saja. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





