Gaya Hidup

KAHMI Gelar Nonton Bareng Film Pahlawan Nasional Lafran di Semarang

×

KAHMI Gelar Nonton Bareng Film Pahlawan Nasional Lafran di Semarang

Sebarkan artikel ini
KAHMI Gelar Nonton Bareng Film Pahlawan Nasional Lafran di Semarang
Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI Dr H Ahmad Doli Kurnia, SSi, MT memberikan sambutan nonton bareng film Lafran di Cinepolis Java Mall Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Tengah menggelar nonton bareng Film Pahlawan Nasional Lafran di Semarang.

Nobar film Lafran berlangsung di Bioskop Cinepolis, Java Mall Semarang, Jumat 17 Mei 2204.

Dalam kegiatan itu, hadir sejumlah tokoh KAHMI, seperti Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI Dr H Ahmad Doli Kurnia, SSi, MT. Ada pula Koordinator Presidium KAHMI Jawa Tengah Dr dr Masrifan Djamil, MPH, MMR, serta Bupati Kendal Dico Ganinduto, dan Rektor Undip Prof Suharmono.

BACA JUGA: Viral 2024! Begini Cerita Lengkap Terkait Kasus Asli dalam Film Vina Sebelum 7 Hari

Ahmad Doli mengatakan, bahwa film Lafran ‘Saya Lillahi Ta’ala untuk Indonesia’ bercerita tentang pendiri organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Lafran Pane.

“Alhamdulillah, KAHMI memproduksi film berjudul Lafran. Film ini merupakan kisah perjalanan Lafran Pane pendiri HMI,” ujarnya di sela nonton bareng Fi Lafran.

“Pak Lafran ini adalah pahlawan nasional. Ceritanya tentang kekuatan tokoh seorang Lafran Pane dan juga sejarah pendirian HMI,” imbuhnya.

Dia menyebutkan jika film Lafran ini sangat penting dan jadi rekomendasi untuk masyarakat tonton.

“Kami merasa film ini penting, bukan hanya untuk keluarga besar HMI dan KAHMI, tetapi juga buat bangsa Indonesia. Karena film ini berbicara tentang ke-Indonesia-an dan khusus untuk umat Islam, film ini berbicara tentang ke-Islam-an,” kata Ahmad Doli.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPR RI tersebut percaya bahwa Indonesia bakal menjadi bangsa yang besar bila masyarakatnya mampu memadukan nilai ke-Indonesia-an dan ke-Islam-an tersebut.

“Masyarakat Indonesia ini mayoritasnya Islam, dan juga menunjukkan bagaimana kita memiliki sikap toleransi yang tinggi. Mengakui berbagai keberagaman yang ada di Indonesia,” bebernya.

Bakal Roadshow di 35 Kota

Oleh itu, kata Politisi Partai Golkar, KAHMI merencanakan kegiatan roadshow nonton bersama film Lafran di 35 kota di seluruh Indonesia.

“Pertama di Lampung, kedua di Padang, ketiga di Medan, yang keempat di Semarang. Jadi masih ada 31 kota lagi, ini warming up persiapan. Karena tanggal 20 Juni film ini akan resmi tayang di seluruh gedung bioskop di Indonesia,” ungkapnya.

Doli mengaku sengaja mengundang keluarga besar HMI dan KAHMI untuk menonton film Lafran lebih dulu.

“Harapannya, di setiap kota film ini bisa ditonton 1000 orang. Yang nonton diawal ini ada 35 ribu orang. Kami berharap film ini, tembus 1,5- 2juta penonton,” ucapnya.

Koordinator Presidium KAHMI Jawa Tengah, Masrifan Djamil menceritakan jika sosok Lafran pendiri HMI ini sosok yang taat beragama Islam, berasal dari Sumatera Barat.

“Waktu itu ada tiga dikotomi yakni santri, abangan, dan priyayi. Nah Lafran ini menginginkan Islam ini ya satu dengan ke-Indonesia-an, sehingga mendirikan Himpunan Mahasiswa Islam, ngga pakai Indonesia ini luar biasanya. HMI mendapat pengakuan karena berhasil menyumbangkan kader-kadernya untuk Indonesia,” kata Masrifan.

Ia menegaskan jika nasionalisme dan keagaaman kader HMI dan KAHMI terpatri. Bahkan masuk organisasi ini hanya satu baca syahadat. Akhirnya HMI ini berkembang dan banyak tokoh yang mengisi di pemerintahan, parlemen, kiai, pedagang yang semuanya ingin memajukan Indonesia.

Ia berharap film Lafran tersebut mampu menginspirasi generasi muda Indonesia untuk kembali ke semangat berjuanb dengan etos kerja dan kinerja serta berprestasi. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp