Kesehatan

Kasus Penyakit Gondongan Meningkat di Grobogan, Ini Penjelasan Dinkes 

×

Kasus Penyakit Gondongan Meningkat di Grobogan, Ini Penjelasan Dinkes 

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi anak kena penyakit gondongan. (mitrakeluarga.com)
Ilustrasi anak kena penyakit gondongan. (mitrakeluarga.com)

GROBOGAN, beritajateng.tv – Akhir-akhir ini, penyakit gondongan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, meningkat. Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan menghimbau masyarakat untuk waspada.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Djatmiko mengatakan bahwa selain gondongan, kasus penyakit demam berdarah (DBD) pun sedang naik.

Meski demikian, tak seperti DBD yang terdapat data terperinci, untuk gondongan belum terdapat data serupa.

Djatmiko mengatakan, gondongan disebabkan oleh paramyxovirus yang penularannya berkaitan dengan daya tahan tubuh. Menurutnya, semua orang beresiko terkena gondongan, kendati mayoritas penderitanya anak-anak.

’’Jadi, parotitis epidemika atau gondongan ini di sebabkan oleh virus. Ini sebetulnya daya tahan berpengaruh sekali. Karena virus ya semua orang beresiko terkena,’’ katanya, Rabu, 20 November 2024.

BACA JUGA: Kasus Gondongan Anak Melonjak Drastis! Ini Cara Pencegahannya di Rumah

Djatmiko mengatakan, kasus ini sering terjadi pada anak-anak. Meski begitu, penyakit ini juga dapat menyerang orang dewasa meski jumlahnya tak sebanyak anak-anak.

Perihal penularan, Djatmiko mengatakan, gondongan bisa menular melalui kelenjar ludah.

Gondongan bisa sembuh dengan sendirinya

Djatmiko mengatakan bahwa gondongan bisa sembuh sendiri tanpa pengobatan apapun.

’’Tanpa pengobatan, idealnya bisa sembuh sendiri. Cuma, kadang bisa terjadi panas, nyeri. Mau tak mau pengobatan dari gejala yang muncul, dan pemberian anti virus supaya virus gondongan tadi bisa teratasi,’’ kata dia.

BACA JUGA: Geger Anak Kena Penyakit Ginjal, Dokter Ini Ungkap Cara Deteksi Susu Murni dan Susu Jadi-jadian

Sebelumnya, kasus penyakit gondongan dilaporkan mengalami peningkatan di Demak. Sebanyak 27 puskesmas di Demak mencatat total 1.200 kasus gondongan, dengan lonjakan tajam terjadi pada bulan Agustus hingga September.

Dinas Kesehatan Kota Magelang juga mencatat lonjakan kasus penyakit tersebut. pada 1 Agustus-9 November 2024 terdapat 92 kasus gondongan (mumps) di empat fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes). (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp