Jateng

Klaim Banjir di Grobogan Sudah Beres, Ahmad Luthfi: Tanggulnya Telah Tertutup

×

Klaim Banjir di Grobogan Sudah Beres, Ahmad Luthfi: Tanggulnya Telah Tertutup

Sebarkan artikel ini
ahmad luthfi // banjir grobogan
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luhtfi saat dijumpai di kantornya, Rabu, 12 Maret 2025. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pastikan penanganan banjir di Grobogan sudah tuntas.

Hal itu Luthfi ungkap saat beritajateng.tv jumpai di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu, 12 Maret 2025 sore.

Tuntasnya penanganan banjir di Grobogan itu, kata Luthfi, tak lepas dari peran Kementerian Pekerjaan Umum (PUPR) yang turun tangan.

“Grobogan clear hari ini. Grobogan sudah dari PUPR turun,” jelas Luthfi.

Pihaknya menyebut, enam ekskavator atau mesin pengeruk sudah siap untuk mengangkat sedimentasi dan menutup titik tanggul Sungai Tuntang yang jebol.

BACA JUGA: Perbaikan Jalur Kereta Api Imbas Banjir Grobogan Belum Rampung, Perjalanan KA Rute Memutar

Bahkan, Mantan Kapolda Jawa Tengah itu memastikan tanggul yang sempat jebol itu sudah tertutup.

“Kita siapkan enam ekskavator dan tanggulnya sudah tertutup, airnya sudah mampet. Semoga dalam satu hari berikutnya sudah tidak banjir,” pungkas Luthfi.

Sebelumnya, ada 6 (enam) kecamatan di Grobogan yang terdampak banjir imbas jebolnya tanggul Sungai Tuntang karena hujan deras.

Adapun enam kecamatan itu ialah Kedungjati, Toroh, Purwodadi, Tawangharjo, Gubug, Tegowanu.

Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi, mengungkap, enam kecamatan terdampak banjir itu akibat hujan deras intensitas tinggi pada 7-8 Maret 2025 lalu. Tak hanya itu, luapan tiga sungai, yakni Sungai Tuntang, Lusi, dan Glugu juga menjadi penyebab enam kecamatan di Grobogan terdampak banjir.

“Sebabnya itu selain karena hujan deras intensitas tinggi juga karena luapan Sungai Tuntang, Lusi, dan Glugu. Kemudian jebolnya tanggul Sungai Tuntang dan Sungai Klitih,” ungkap Bergas via WhatsApp Call, Senin 10 Maret 2025.

BACA JUGA: Prediksi Banjir Rob Landa Wilayah Pantura pada Maret 2025, BMKG: Berpotensi Terjadi saat Arus Mudik

Adanya dua tanggul yang jebol, yakni di Sungai Tuntang dan Sungai Klitih menyebabkan banjir di beberapa wilayah tingginya capai 100 cm.

“Ada 2 titik tanggul sungai jebol, itu mengakibatkan banjir di beberapa wilayah dengan ketinggian 10-100 cm (1 meter),” ungkap Bergas. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp