Jateng

Kuasa Hukum Sebut Fakta Soal Uang Ada, Tapi Keterlibatan Sudewo Belum Terbukti

×

Kuasa Hukum Sebut Fakta Soal Uang Ada, Tapi Keterlibatan Sudewo Belum Terbukti

Sebarkan artikel ini
saksi kasus korupsi sudewo
Sidang pemeriksaan saksi kasus dugaan korupsi perangkat desa yang menjerat terdakwa Bupati Pati nonaktif Sudewo di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin, 3 Agustus 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Tim kuasa hukum terdakwa Bupati Pati nonaktif Sudewo menilai pemeriksaan enam saksi dalam sidang dugaan korupsi pengisian perangkat desa di Kabupaten Pati memang mengungkap adanya penyerahan uang dari calon perangkat desa. Namun, hingga persidangan hari ini, menurut mereka belum ada satu pun saksi yang dapat membuktikan keterlibatan langsung terdakwa.

Pernyataan itu tersampaikan usai sidang lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Senin, 3 Agustus 2026.

Dalam sidang tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menghadirkan enam saksi, yakni Kepala Desa Tamansari Gus Amin, Kepala Desa Sumberejo Susanto, serta empat calon perangkat desa, yaitu Eko Hermawanto, Navian Nafis Nugroho, Nano Sunaryo, dan Mifta Artanti.

Keempat calon perangkat desa mengaku menyerahkan sejumlah uang dengan nominal ratusan juta rupiah. Mereka harus menyediakan Rp165 juta apabila ingin mengikuti pengisian perangkat desa, sedangkan untuk posisi sekretaris desa sebesar Rp225 juta.

BACA JUGA: Tantang Saksi Cari Video TikTok Soal Perangkat Desa, Sudewo: Saya Bayar Rp5 Juta

Menurut tim kuasa hukum terdakwa, Yupen Hadi terdapat sejumlah fakta yang memang sesuai dengan dakwaan, seperti adanya pertemuan di kantor Kecamatan Jaken, permintaan uang kepada calon perangkat desa, hingga penyebutan nama Sukarjan dan Sumarjiono sebagai pihak yang menerima uang.

“Sejauh yang kita lihat memang ada beberapa fakta-fakta yang sesuai. Seperti misalnya soal uang, soal omongan Sumarjiono dan Sukarjan, pertemuan di kantor camat. Itu benar,” ujar Yupen usai sidang pada Senin, 3 Agustus 2026.

Namun, menurutnya, ketika pembahasan mulai mengarah pada dugaan adanya perintah dari “atasan” atau keterlibatan Sudewo, keterangan para saksi justru tidak lagi memberikan kepastian.

“Kalau sudah masuk ke perintah atasan dan segala macam, itu sudah mulai mengambang, sudah mulai enggak jelas,” katanya.

Belum Ada Saksi yang Hubungkan Sudewo