SEMARANG, beritajateng.tv – Keluarga besar Universitas Negeri Semarang (Unnes) berduka atas meninggalnya seorang mahasiswa dalam kecelakaan yang terjadi di Tanjakan Trangkil, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Minggu, 7 Juli 2024 siang.
Kepala Humas Unnes, Rahmat Petuguran membenarkan bahwa korban ialah mahasiswi kampusnya. Tepatnya korban menempuh Program Studi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).
BACA JUGA: Mahasiswanya Viral Plagiat Lukisan, Unnes Akhirnya Beri Sanksi Akademik
“Yang bersangkutan adalah mahasiswa Ilmu Sejarah angkatan 2020,” katanya saat beritajateng.tv konfirmasi, Minggu, 7 Juli 2024.
Rahmat melanjutkan jika korban telah menyelesaikan seluruh kewajiban studi pada Mei 2024 lalu. Hanya saja, Rahmat belum memastikan kapan jadwal korban akan wisuda.
“Belum kami periksa, yang bersangkutan terdaftar wisuda kapan,” ucapnya.
Sementara itu, berdasarkan informasi dalam laman Unnes, korban terdaftar dalam wisuda ke-122 yang akan terlaksana pada Selasa, 7 Juli 2024 pukul 07.00 WIB.
Korban merupakan wisudawan termuda dalam periode wisuda tersebut. Ia berhasil lulus pada usia 21 tahun 7 bulan 22 hari.
Tak hanya itu, korban juga berhasil wisuda dengan masa studi tercepat. Yaitu selama 3 tahun 8 bulan 13 hari.
Mahasiswi Unnes meninggal kecelakaan asal Riau
Lebih jelas, Rahmat menjelaskan korban berasal dari Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan, Riau. Saat kecelakaan terjadi, korban masih dalam kondisi merantau untuk menempuh pendidikan tinggi di Unnes.
Saat ini, jenazah korban berada di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Kariadi Kota Semarang.
“Tadi Dekan FISIP Arif Purnomo sudah ke RSUP dr Kariadi untuk bertemu dengan pihak keluarga yang di Semarang,” sambungnya.
BACA JUGA: Unnes Sediakan 5.388 Kursi di Seleksi Mandiri 2024, Ini 5 Jalur Pendaftaran yang Masih Buka
Sebelumnya, mahasiswa Unnes bernama Wildan Rochmawati berusia 22 tahun tewas dalam kecelakaan dengan mobil Feeder. Awalnya, korban dari arah Unnes sedang menuju ke arah Kota Semarang.
Sesampainya di tanjakan Trangkil, korban diduga ingin mendahului kendaraan di depannya. Sayangnya, korban oleng dan tertabrak mobil Feeder yang melaju dari arah berlawanan.
Atas peristiwa itu, korban mengalami luka parah pada bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





