HeadlineHukum & Kriminal

Masih Ingat Kasus Uang Sewa Kelola Pasar Wonosekar? Kini Terdakwa Dihukum 4 Tahun Penjara

×

Masih Ingat Kasus Uang Sewa Kelola Pasar Wonosekar? Kini Terdakwa Dihukum 4 Tahun Penjara

Sebarkan artikel ini
Kasus Uang Sewa Kelola Pasar Wonosekar
Suhadi, mantan Anggota DPRD Demak Periode 2014-2019 jadi tersangka kasus uang sewa kelola pasar Wonosekar, mengenakan rompi orange keluar dari ruang pemeriksaan Pidana Umum Kejaksaan Negeri Demak, Selasa siang, 25 Juli 2023. (Wisnu Budi/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Mantan anggota DPRD Kabupaten Demak, Suhadi, beroleh hukuman empat tahun penjara dalam kasus korupsi uang sewa kios pasar Wonosekar tahun 2018 hingga 2022.

Selain hukuman badan, Hakim Ketua Ida Ratnawati dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang menjatuhkan hukuman denda sebesar Rp200 juta yang jika tidak tersangka bayarkan akan berganti dengan kurungan dua bulan penjara.

BACA JUGA: Mantan Anggota DPRD Demak Jadi Tersangka Kasus Uang Sewa Kelola Pasar Wonosekar

“Menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” ujar Ida, Kamis, 23 November 2023.

Dalam pertimbangannya, hakim menilai terdakwa berperan aktif dan terbukti memperkaya diri sendiri.

BACA JUGA: Ketua DPD PKS Demak Sebut Tersangka Kasus Uang Sewa Kelola Pasar Wonosekar Bukan Kadernya

Terdakwa menarik uang sewa kios tanpa sepengetahuan pengurus Koperasi Adil Sejahtera yang merupakan pengelola kios di Pasar Desa Wonosekar tersebut. Uang sewa tersebut kemudian terdakwa gunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadinya.

Selain itu, menurutnya, terdakwa tidak mendukung upaya pemerintah dalam memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme.

BACA JUGA: Songsong Kontestasi Pemilu 2024, PKS Perlu Merapat ke Ceruk NU atau Muhammadiyah, Ini Alasannya

Terdakwa Suhadi diperintahkan untuk mengembalikan uang pengganti kerugian negara yang telah ia nikmati sebesar Rp280 juta. Atas putusan tersebut, terdakwa maupun jaksa penuntut umum menyatakan untuk mempertimbangkan kembali. (ant)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp