Politik

Masih Kuliah, Anggota DPRD Jateng Ini Dilantik saat Umur 21 Tahun

×

Masih Kuliah, Anggota DPRD Jateng Ini Dilantik saat Umur 21 Tahun

Sebarkan artikel ini
anggota DPRD termuda, Muh Rizqi Iskandar
Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah 2024-2029 termuda, Muh Rizqi Iskandar Muda saat dijumpai usai pelantikan di Gedung Berlian, Kota Semarang, Selasa 6 September 2024.

SEMARANG, beritajateng.tv – Muh Rizqi Iskandar Muda mencuri perhatian di acara pelantikan Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah 2024-2029 yang berlangsung di Gedung Berlian, Kota Semarang, Selasa 3 September 2024.

Bagaimana tidak? Rizqi yang baru berusia 21 tahun itu sudah bisa menjadi anggota DPRD. Bahkan, Rizqi mengaku masih berstatus mahasiswa aktif.

Saat beritajateng.tv jumpai usai acara pelantikan anggota DPRD, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) itu mengaku masih menjalani perkuliahan di semester 5.

Ia mengambil program studi Hubungan Internasional di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik.

Menariknya, Rizqi sempat enggan saat ditawari oleh Partai Gerindra untuk ikut serta dalam Pemilu 2024.

Namun, ia berubah pikiran saat mendapat mimpi yang seolah-olah membisikkan dirinya untuk ikut Pemilu 2024.

“Saya istikharah, Alhamdullilah kok ternyata saya dapet tanda-tanda ya. Saya seperti melihat mimpi, ketika saya bangun, saya yakin harus maju. Pada saat itu saya ditawari kembali, saya bilang ke pihak partai saya siap maju di provinsi,” tuturnya.

BACA JUGA: Anggota DPRD Jateng 2024-2029 Resmi Dilantik, Sukirman: Periode 2019 jadi Masa Terberat Bagi Kami

Ia maju dari daerah pemilihan (dapil) 13 Jawa Tengah. Sebagai informasi, dapil 13 mencakup Pemalang, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, dan Batang. Meskipun berkuliah di D.I Yogyakarta, Rizqi menyebut bahwa ia merupakan warga asli Batang.

Sudah ikut ayahnya keliling dapil sejak SMP

Menjadi dewan termuda, bukan berarti Rizqi tak memiliki pengalaman terjun di dunia politik. Ayah Rizqi yang juga merupakan dewan terpilih dari Gerindra dan dapil yang sama, Iskandar Zulkarnain, juga berperan dalam karier politik Rizqi.

“Orang tua saya kader Gerindra. Kegiatan parpol sudah saya ikuti sejak 2014, dari SMP sudah ikut ortu sendiri keliling dapil,” bebernya.

Rizqi pun mengaku siap menjalani kuliah sambil menjadi anggota dewan. Baginya, menyelesaikan kuliah adalah prioritas pertamanya.

“Sekolah itu cara kita mencapai derajat yang lebih tinggi. Walaupun saya di dewan, saya harus tetap melanjutkan kuliah saya,” akunya.

Raup 24 ribu suara, Rizqi mengaku sempat bercita-cita jadi Presiden

Rizqi mengaku, sebanyak 24 ribu suara lebih yang bisa ia raih telah mengantarkannya ke kursi DPRD Provinsi Jawa Tengah.

Selama masa kampanye berlangsung, ia menyasar kalangan muda seperti Gen Z.

“Saya merangkul usia saya, seperti Gen Z, milenial. Saya menengahkan mereka, merangkul, kalau saya bisa bantu, pasti saya bantu,” ucap dia.

Perihal alasannya bertekad menjadi anggota dewan, Rizqi justru mengungkap cita-citanya terdahulu yang ingin menjadi seorang presiden.

“Saya dulu bercita-cita pengin jadi presiden. Ketika SD saya ditanya, pengin jadi apa? Saya jawab Presiden dari dulu,” ungkapnya.

BACA JUGA: Dokter Muda asal Kebumen jadi Wajah Baru di DPRD Jateng, Ini Sosok Faiz Alaudien Reza Mahardika 

Rizqi yang ingin bernaung di Komisi E itu menyebut, ia yang besar dari keluarga politisi tak terlepas dari apa yang ia raih saat ini.

“Alhamdullilah keluarga sudah ada di lingkup politik, bisa mengikuti dan saling berjalan sambil belajar lagi. Berharap Komisi E, karena berkaitan dengan kesejahteraan, kesehatan, pendidikan. Saya kira di usia sekarang, saya cocok di situ,” tandasnya. (*)

Editor: Farah Nazila

 

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp