SEMARANG, beritajateng.tv – Capres PDI Perjuangan Ganjar Pranowo beberkan kunci membangun Indonesia di masa depan. Pembangunan infrastruktur yang masif semasa Presiden RI Joko Widodo menjabat pun turut ia lontarkan dalam acara konsolidasi pemenangan Pemilu PDI Perjuangan di Stadion Jatidiri Semarang, Jumat malam 25 Agustus 2023.
Capres PDI Perjuangan tersebut berjanji akan meneruskan apa yang telah Jokowi wariskan. Ia berjanji menurunkan angka kemiskinan ekstrem hingga stunting.
“Saya berdiri disini sebagai Capres PDI Perjuangan yang sudah diperintah Ketua Umum. Sebagai pemberian mandat untuk tugas mulia ini kita harus bergerak cepat, sat set untuk menerukan pencapaian tersebut,” ujarnya.
Ganjar juga berjanji akan melaksanakan perintah Ketua Umum PDI Perjuangan untuk menuntaskan masalah stunting dan kemiskinan. Kedua persoalan tersebut masih menjadi PR Ganjar sebagai Gubernur.
“Bagaimana perintah Bu Mega tadi, stunting kita turunkan, kemiskinan ekstrem kita turunkan. Program inilah yang mesti kita turunkan. Kita harus memimpin agar kita bisa melakukan sebuah perubahan besar. Dengan memperkokoh tatanan fisik, spiritual, mental. Seluruh spirit ini asalnya dari PDI Perjuangan,” sambungnya.
Capres PDI Perjuangan janji perluas lapangan kerja
Tak hanya itu, usai acara, Ganjar menjanjikan perwujudan ekonomi hijau hingga transformasi digital. Selain itu, penciptaan lapangan kerja serta akses pendidikan bakal menjadi programnya kelak.
“Tentu ekonomi hijau dan ekonomi digital yang coba kita dorong. Itu tentu tidak bisa tiba-tiba, tapi hari ini pondasinya sudah dimulai, umpama hilirisasi menuju sistem transportasi elektrik,” kata Ganjar usai acara.
BACA JUGA: Sempat Gaungkan Ganjar Jadi Capres, Ini Tanggapan PAN Jateng yang Kini Berkoalisi Dukung Prabowo
Dengan membawa nama Jokowi, Ganjar menilai keberhasilan Presiden RI ketujuh itu dalam melakukan transformasi ekonomi, khususnya pada ekonomi hijau. Ekosistem yang kini perlahan mulai beralih ke kendaraan listrik ia sebut sebagai contoh nyata keberhasilan program ekonomi hijau milik Jokowi.
“Kita sudah menyiapkan dari hilirisasi itu beberapa pabrik. Itu contoh yang paling gampang, tetapi SDM-nya mesti kita siapkan agar bisa kita isi dari kita semuanya. Itu yang kita maksud sebagai sebuah kolaborasi dan sinergi,” pungkasnya.
Sementara itu, Puan Maharani membeberkan bakal cawapres yang akan mendampingi Ganjar. Tak banyak berkomentar, Puan tegaskan nama-nama cawapres yang potensial masih tetap hingga saat ini.
“(Cawapres Ganjar) masih namanya seperti yang saya sampaikan,” bebernya. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





