SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah tengah menyiapkan regulasi penggunaan Gawai Proteksi Arus Sisa (GPAS) sebagai upaya meningkatkan keselamatan ketenagalistrikan sekaligus menekan risiko kebakaran akibat korsleting listrik.
Perangkat ini 𝖽inilai memiliki kemampuan proteksi yang lebih baik 𝖽ibandingkan Miniature Circuit Breaker (MCB) yang saat ini banyak 𝖽igunakan di rumah maupun bangunan komersial.
Inspektur Kelistrikan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Tengah, Milladunna Dzikron, mengatakan hingga saat ini GPAS masih dalam tahap penyusunan regulasi oleh pemerintah pusat sehingga belum menjadi kewajiban bagi masyarakat.
“GPAS masih baru rancangan yang ingin 𝖽ituangkan dalam peraturan menteri. Secara normatif belum ada kewajiban untuk itu,” katanya saat 𝖽itemui usai Focus Group Discussion (FGD) Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) pada Rabu, 17 Juni 2026.
BACA JUGA: Minimalisir Korsleting dan Sengatan Listrik, ESDM Jateng Evaluasi Penerbitan Sertifikat Laik Operasi
Menurutnya, fungsi utama GPAS adalah mendeteksi adanya arus bocor pada instalasi listrik yang berpotensi menyebabkan sengatan listrik kepada manusia.
Ia menjelaskan, dalam kondisi normal arus listrik yang mengalir melalui dua kabel harus memiliki nilai yang sama. Namun ketika seseorang tersengat listrik, sebagian arus akan mengalir melalui tubuh manusia sehingga terjadi ketidakseimbangan arus.
“Kalau ada orang kesetrum, berarti ada arus yang tidak kembali melalui kabel, tetapi mengalir lewat tubuh manusia. GPAS bisa mendeteksi perbedaan itu dan langsung memutus aliran listrik,” ujarnya.
Kemampuan tersebut berbeda dengan MCB yang selama ini 𝖽igunakan sebagai pengaman instalasi listrik. MCB hanya bekerja ketika terjadi kelebihan beban atau arus listrik melebihi batas yang 𝖽itentukan.
“Kalau hanya MCB, ketika ada orang kesetrum belum tentu langsung trip. Karena MCB hanya mendeteksi arus lebih. Selama arusnya masih di bawah batas, MCB tidak akan memutus listrik,” jelas Dzikron.
Bila Pasang GPAS, Instalasi Listrik Harus Penuhi Standar Keselamatan
Meski menawarkan perlindungan lebih baik, Dzikron mengingatkan pemasangan GPAS harus 𝖽idukung instalasi listrik yang memenuhi standar keselamatan.





