Nasional

Prabowo ‘Pindah Kantor’ ke IKN Tahun 2028, Dody Hanggodo Sebut Menteri PU Babunya Presiden, Tugasnya Siapkan Infrastruktur

×

Prabowo ‘Pindah Kantor’ ke IKN Tahun 2028, Dody Hanggodo Sebut Menteri PU Babunya Presiden, Tugasnya Siapkan Infrastruktur

Sebarkan artikel ini
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo / IKN
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, saat dijumpai usai menemani Prabowo meresmikan Flyover Madukoro di Kota Semarang, Rabu, 11 Desember 2024. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Presiden RI Prabowo Subianto berencana mulai berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada tahun 2028. menyoal kesiapan infrastruktur IKN, Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, angkat bicara.

Usai menemani Prabowo meresmikan Flyover Madukoro di Kota Semarang, Rabu, 11 Desember 2024, Dody mengungkap kesiapan infrastruktur, kapan pun Prabowo akan menempati IKN.

Bahkan, Dody menyebut bahwa ia yang menjabat sebagai Menteri PU adalah ‘babu’ atau pembantu presiden.

“Jadi gini, jangan salah, menteri itu kan babunya presiden, babu ya tugasnya babu, babu di pakainya nyapu ya nyapu.Kami kan gak bisa bilang ‘sing duwe umah sampean, sampean ngono ya’, kita gak bisa ngomong gitu,” ujar Dody.

BACA JUGA: Asyiknya 150 Siswa SD Semarang Belajar Matematika Langsung di Minimarket

Ia menegaskan, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bertugas untuk menyiapkan infrastruktur. Prabowo yang akan berkantor di IKN pada 2028 pun, kata Doddy, merupakan hak penuh sebagai seorang Presiden.

“Menteri PU hanya menyiapkan infrastruktur, beliau mau ngantor di Jakarta, Bogor, Hambalang, di manapun seluruh Indonesia, itu haknya beliau,” tegas dia.

Target IKN rampung paling lambat 2029, Dody sebut pemerintah fokus swasembada pangan

Perihal proses pembangunan IKN, Doddy mengungkap pembangunan telah di alihkan kepada otorita IKN.

“IKN berproses, normal saja sih, kan fungsi besar IKN sebenarnya sudah di limpahkan ke otorita ya. Jadi kita cuma menyelesaikan yang kemarin disisikan di kita saja untuk PU. Berikutnya akan dialihkan ke Otorita,” tegasnya.

Sebelumnya, ada keluhan soal air yang susah akses di IKN. Namun, Doddy memastikan permasalahan air di IKN sudah ia tuntaskan.

Kendati begitu, Dody menegaskan bahwa permasalahan lanjutan di IKN sepenuhnya berada di bawah naungan otorita.

“Air sih sudah oke kok, sudah gak masalah, tapi memang yang tadi di bilang, kita akan menyelesaikan PR kita sendiri. Katakanlah nanti airnya kurang, itu nanti akan di selesaikan oleh Otorita,” tegas dia.

BACA JUGA: IKN Resmi Buka untuk Umum Mulai 16 September 2024, Begini Cara Berkunjung

Lebih lanjut, pihaknya menarget IKN rampung paling lambat tahun 2029. Namun, ia tak bisa memastikan itu dengan dalih fokus pemerintah saat ini ialah swasembada pangan.

“Targetnya paling lambat 2029, pasti kita lihat kondisi anggaran, karena yang utama sekali itu swasembada pangan. Negara lain paling susah ekspor beras, padahal beras di sini makanan pokok, kita gak makan beras kan kita belum makan,” pungkas dia. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp