SEMARANG, beritajateng.tv – Patrick Kluivert adalah sosok yang dikenal di arena sepak bola. Sebelum menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia, ia telah mencetak sejumlah capaiannya yang luar biasa, baik sebagai pemain maupun sebagai anggota tim utama. Berikut perjalanan karier dan prestasinya.
Awal Karier dan Kejayaan di Ajax Amsterdam
Patrick Kluivert mulai menarik perhatian ketika ia mengembangkan bakatnya di akademi Ajax Amsterdam. Sebagai pemain muda yang berbakat, ia kemudian dipromosikan ke tim senior Ajax.
Momen bersejarah terjadi pada musim 1994/1995 ketika Ajax meraih gelar Liga Champions Eropa. Dalam laga final melawan AC Milan, Kluivert mencetak gol yang memastikan kemenangan bagi Ajax. Keberhasilan ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai penyerang yang handal.
Di Ajax, Kluivert tidak hanya berhasil mencetak gol-gol krusial, tetapi juga belajar tentang mentalitas juara dan bersaing di level Eropa yang ketat. Kesuksesan ini membuatnya diminati oleh klub-klub elite di Eropa.
BACA JUGA: Laga Uji Coba Timnas Futsal Indonesia Vs Australia, Kapan Jadwal Terbarunya?
Langkah di Klub Top Eropa
Setelah berprestasi di Ajax, karier Kluivert membawanya ke klub-klub ternama. Ia pernah bermain untuk AC Milan dan selanjutnya Barcelona.
Bersama Barcelona, Kluivert semakin mengukuhkan dirinya sebagai penyerang yang produktif dan tampil di level tertinggi. Ia juga sempat bergabung dengan beberapa klub lainnya seperti Newcastle, PSV Eindhoven, dan Lille sebelum akhirnya pensiun pada tahun 2008.
Sepanjang karier klubnya, Kluivert pernah meraih sejumlah penghargaan individu. Di tahun 1995, ia diakui sebagai Talenta Sepak Bola Terbaik Belanda, masuk dalam nominasi urutan kelima Ballon d’Or, serta menerima penghargaan Bravo 1995.
Prestasi Patrick Kluivert
Kinerja Kluivert bersama Timnas Belanda juga sangat mengesankan. Ia total tampil sebanyak 79 kali dan mencetak 40 gol untuk tim nasional. Produktivitas tersebut menjadikannya sebagai salah satu pencetak gol terbanyak keempat dalam sejarah timnas Belanda pada waktu itu.
BACA JUGA: Profil Lengkap Patrick Kluivert, Dari Penyerang Legendaris hingga Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Ia juga mendapatkan beberapa penghargaan di tingkat Eropa. Pada Euro 2000, Kluivert berhasil mencetak 5 gol dan meraih gelar Sepatu Emas UEFA Euro 2000. Bahkan, ia masuk dalam Tim Terbaik Turnamen UEFA Euro 2000.
Penampilan cemerlangnya bersama Belanda membuatnya jadi salah satu kandidat dalam daftar FIFA 100 pada tahun 2004.
Transisi ke Dunia Kepelatihan
Setelah mengakhiri karier sebagai pemain pada tahun 2008, Kluivert segera beralih ke dunia kepelatihan. Langkah pertamanya adalah menjabat sebagai asisten pelatih AZ Alkmaar di Belanda pada tahun 2010, bekerja sama dengan pelatih Ange Postecoglou.
Kemudian, ia menjadi pelatih utama klub Belanda FC Twente pada periode 2011-2013. Selain itu, Kluivert juga mendapat tanggung jawab untuk melatih Timnas Curaçao antara 2015-2016 dan membimbing klub Adana Demirspor di Liga Turki untuk mendapatkan pengalaman di luar negeri.
Di samping itu, Kluivert pernah menjadi bagian dari staf pelatih Timnas Belanda di bawah arahan Louis van Gaal dalam rentang waktu 2012-2014. Salah satu pencapaian signifikan dari masa itu adalah saat Belanda meraih posisi ketiga di Piala Dunia 2014 di Brasil. Saat itu, Kluivert berperan sebagai asisten Van Gaal. (*)





