Olahraga

Menakar Ketajaman Lini Depan, Rapor Penyerang Timnas Indonesia Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026

×

Menakar Ketajaman Lini Depan, Rapor Penyerang Timnas Indonesia Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026

Sebarkan artikel ini
Timnas Indonesia
Ilustrasi. Rapor striker Timnas Indonesia. (Foto: Pexels).

SEMARANG, beritajateng.tv – Menjelang putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang akan dimulai pada 9 Oktober 2025, perhatian para penggemar Timnas Indonesia secara alami tertuju pada sektor serang Timnas Indonesia.

Sejumlah nama telah terpilih seperti Ramadhan Sananta, Miliano Jonathans, Mauro Zijlstra, dan Ole Romeny. Mari kita bahas satu per satu penampilan dan potensi mereka, serta tantangan yang perlu mereka hadapi untuk menjadi pencetak gol andalan bagi skuad Timnas Indonesia.

Penyerang Timnas Indonesia

Ramadhan Sananta

Ramadhan Sananta menjadi salah satu pilihan utama di barisan penyerang yang layak diperhitungkan. Musim ini, dengan DPMM FC di Brunei, Sananta sudah tampil dalam enam pertandingan di berbagai kompetisi.

Empat di liga domestik dan dua di FA Cup. Ia berhasil menyumbang satu gol serta satu assist di liga dengan catatan yang sama di ajang piala. Tantangan berat muncul ketika dalam tiga laga liga terakhir, Sananta belum berhasil membawa timnya meraih hasil positif, mengalami kekalahan signifikan dari Selangor FC (3-0), Terengganu FC (5-0), dan Kuala Lumpur (4–0).

BACA JUGA: Timeline Lengkap Timnas Indonesia pada Oktober 2025, Siap-siap Piala Dunia!

Miliano Jonathans

Nama Miliano Jonathans menarik perhatian karena ia bermain di Eropa dengan FC Utrecht. Sampai saat ini, ia sudah merumput dalam sepuluh pertandingan di berbagai kompetisi klub.

Empat di Kualifikasi Liga Europa, tiga di Eredivisie, dan tiga di Keuken Kampioen Divisie. Namun, dari seluruh kesempatan tersebut, Jonathans baru mencetak satu gol.

Tantangan tersendiri bahwa dari sepuluh laga tersebut, ia baru lima kali menjadi starter. Dua di liga utama dan tiga di kompetisi lainnya.

Mauro Zijlstra

Mauro Zijlstra sebenarnya masih kurang pengalaman di level klub musim ini. Klubnya, FC Volendam, telah melakoni enam pertandingan di Eredivisie, namun Zijlstra belum pernah merumput. Ia hanya tercatat masuk daftar cadangan sebanyak tiga kali, tanpa satu menit pun bermain.

Kondisi ini tentu menjadi perhatian yang serius. Seorang penyerang memerlukan momentum, sentuhan bola, dan kepercayaan diri. Tentunya hal ini sulit didapatkan tanpa bermain secara teratur.

Namun, di sisi positifnya, pemanggilan ke Timnas Indonesia memberikan kesempatan untuk membuktikan bahwa meskipun dirinya minim bermain di klub, ia tetap pantas menjadi bagian dari masa depan sektor serang Garuda.

BACA JUGA: Timnas Indonesia Siap Tampil di Ajang FIFAe World Cup Regional Qualifier 2-5 Oktober 2025

Ole Romeny

Pemanggilan Ole Romeny mengejutkan publik. Sebab, ia baru saja mengatasi cedera engkel yang parah yang membawanya menjalani operasi dan masa pemulihan. Namun, ada kabar baik bahwa kondisinya kini semakin membaik dan ia telah kembali berlatih secara individu.

Walaupun begitu, Romeny masih belum bisa memperkuat klubnya, Oxford United. Waktu yang terbatas dan kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih membuat kemungkinan tampil penuh sangat kecil untuk putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Timnas Indonesia akan sangat tergantung pada pemain yang mampu menyatu dengan strategi Kluivert dan menunjukkan performa pada saat-saat penting. Penyerang yang tidak hanya menciptakan ruang tetapi juga dapat memanfaatkan peluang akan menjadi faktor penentu. Jika keempat pemain ini dapat bersaing secara positif dan saling menutupi kekurangan satu sama lain, maka harapan untuk mencetak gol penting di pertandingan-pertandingan yang sulit tetap ada. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp