Gaya Hidup

Review Novel Berjudul Home Sweet Loan, Karya Almira Bastari yang Diangkat Jadi Film

×

Review Novel Berjudul Home Sweet Loan, Karya Almira Bastari yang Diangkat Jadi Film

Sebarkan artikel ini
film Home Sweet Loan
Poster film Home Sweet Loan. (foto: instagram/@homesweetloanfilm)

SEMARANG, beritajateng.tv – Home Sweet Loan salah satu film terbaru di bioskop Indonesia yang bakal tayang di bioskop. Film ini menghadirkan sebuah kisah yang begitu relate dengan Sandwich Generation.

Kisahnya bermula dari seorang anak bungsu bernama Kaluna yang bekerja menjadi anak kantoran. Ia rela banting tulang dan bekerja sungguh-sungguh demi mewujudkan keinginannya untuk membeli rumah.

Bukan sembarang kisah biasa yang menceritakan tentang kehidupan seseorang. Tetapi film ini memiliki banyak pesan moral yang begitu mendidik untuk kamu saksikan di bioskop.

Film ini merupakan adaptasi langsung dari sebuah novel best seller karya Almira Bastari. Berikut ini informasi seputar review dari film tersebut.

Review Novel Home Sweet Loan

Kelebihan

Novel Home Sweet Loan menghadirkan berbagai masalah dan konflik yang sangat realistis, relevan dengan pengalaman banyak pembacanya. Salah satu isu utama adalah keinginan untuk memiliki tempat tinggal sendiri, yang ternyata jauh lebih sulit dengan memenuhi kebutuhan membeli barang sehari-hari.

BACA JUGA: Berikut Review Novel Azzamine yang Tayang Menjadi Sebuah Film, Kisahnya Sempat Viral di Akun X

Selain itu, terdapat juga tantangan seperti perbedaan kelas sosial dalam hubungan pasangan serta masalah keuangan keluarga.

Almira Bastari tidak hanya menyajikan masalah yang nyata, tetapi juga berhasil menciptakan karakter-karakter yang terasa hidup dan autentik, seperti berbagai macam sifat sahabat, mertua yang ribet dan menyebalkan, pasangan yang toxic, dan keluarga yang kurang pengertian.

Walaupun novel ini menyajikan berbagai masalah berat, Almira Bastari juga menyisipkan elemen komedi dalam narasi dan dialog antar tokoh yang dapat mengundang tawa.

Meskipun cerita dalam Home Sweet Loan cukup padat dan kompleks, Almira Bastari mampu mengemasnya dengan cara yang menarik dan ringan.

Dialog dan ide yang disajikan terasa dekat dengan kehidupan nyata, membuat alur cerita mudah dipahami dan mengalir dengan baik.

Interaksi antar tokoh dan alurnya juga dirancang dengan sangat baik, sehingga pembaca merasa seolah-olah sedang menonton film. Visualisasi cerita dalam novel ini sangat jelas dan nyata, memberikan pengalaman membaca yang memuaskan.

BACA JUGA: Diangkat Jadi Film! Begini Kisah dalam Novel Berjudul Catatan Harian Menantu Sinting

Kekurangan

Pembaca merasa bahwa tokoh utama, Kaluna, tidak menunjukkan perkembangan karakter yang berarti. Meskipun ada beberapa perubahan, perubahannya dianggap tidak signifikan dan lebih merupakan hal-hal biasa yang memang seharusnya terjadi.

Sebaliknya, tokoh yang mengalami perkembangan karakter yang signifikan adalah Danan. Danan, yang dulunya gemar berfoya-foya, tidak memikirkan masa depan, dan tidak bisa menabung, kini mulai berubah. Ia mulai sadar dan menghentikan kebiasaan buruknya, serta mulai menabung untuk masa depannya.

Beberapa pembaca juga mencatat adanya kalimat yang terasa menggantung, seolah belum selesai dan kurang jelas. Selain itu, terdapat kalimat-kalimat yang rumit di awal cerita yang membuat pembaca merasa bingung.

Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan dari novel berjudul Home Sweet Loan yang sebentar lagi tayang di bioskop. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp