Kuliner

Sensasi Tren Ceremonial Matcha Bar Pertama di Semarang, Bisa Bikin Sendiri Teh Hijau ala Jepang

×

Sensasi Tren Ceremonial Matcha Bar Pertama di Semarang, Bisa Bikin Sendiri Teh Hijau ala Jepang

Sebarkan artikel ini
Ceremonial matcha
Ceremonial matcha di Hello Matcha Semarang. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tvMatcha atau teh hijau asli Jepang kini tengah naik daun lantaran tren ceremonial matcha. Tren yang viral di kalangan anak muda itu membuat banyak orang mulai tertarik menjajal rasa matcha.

Ceremonial matcha menyajikan sensasi berbeda karena pengunjung bisa melihat langsung proses pembuatan minuman hijau tersebut.

Salah satu kafe yang menyajikan ceremonial matcha yaitu Hello Matcha, yang berlokasi di Jalan Admodirono Raya Nomor 5, Kota Semarang.

Hello Matcha menjadi matcha bar pertama di Kota Semarang yang menyajikan ceremonial matcha untuk pengunjung.

BACA JUGA: Intip Daya Tarik MonkeyBaa Dimsum & Coffee Semarang, Tongkrongan Favorit Anak Muda

Berdiri sejak Mei 2025, pemilik Hello Matcha, Clarissa, bersama Lia ibunya menyebut kafe tersebut ada karena kecintaan terhadap matcha.

“Dari anak saya (Clarissa) yang suka matcha, kami keliling dan lihat-lihat di Jakarta dan Semarang, dan akhirnya memutuskan untuk buka sendiri,” ujar Lia.

Hello Matcha ini memiliki ciri khas sendiri dari kafe-kafe lain di Semarang.

“Kalau kafe lain kan ceremonial matcha itu additional ya, gabung sama menu kopi gitu. Kalau di Hello Matcha ini khusus jual matcha dan whisking-nya juga bisa dilihat pembeli,” jelas Lia.

Ceremonial matcha, bikin sendiri teh hijau asli Jepang

Selain itu, kafe ini juga menyediakan ceremonial matcha bagi pengunjung yang ingin mencoba sendiri membuat minuman tersebut.

“Bisa [bikin sendiri], nanti bakal disediakan alat-alatnya. Nanti ada barcode yang isinya tutorial untuk buatnya, tapi biasanya pengunjung juga tetap nanya lagi untuk memastikan,” jelas Clarissa.

Seperti matcha bar pada umumnya, Hello Matcha menyajikan beberapa grade bubuk matcha. Masing-masing grade memiliki rasa dan keunikan tersendiri. Semakin tinggi grade, semakin khas rasa bubuk matcha.

“Macam-macam, tapi semakin tinggi grade-nya semakin khas atau otentik rasa dari matcha-nya,” kata Clarissa.

Lia mengaku bubuk matcha saat ini susah diperoleh, sehingga Hello Matcha punya menu seasonal. Terbaru, ada bubuk matcha Niki Neko dari Malaysia dan UKI Tenka dari Jepang.

BACA JUGA: Oasis Bubble Milktea and Dessert, Oase Kuliner di Magelang dengan Beragam Menu! Mampir Ke Sini Aja!

Grade itu juga yang nantinya menentukan harga dari setiap cup yang berkisar antara Rp30 s.d. Rp75 ribu. Walaupun cukup merogoh kocek, banyak orang yang penasaran dan tak ingin ketinggalan tren ceremonial matcha ini.

Clarissa mengungkap, kafenya ramai pengunjung terutama di jam-jam makan siang dan malam hari.

Saat beritajateng.tv kunjungi, matcharista, sebutan untuk barista pembuat matcha, tengah menyiapkan sejumlah pesanan dari marketplace daring.

Cita, sang matcharista, mengungkapkan bahwa harga pokok dari bubuk matcha sendiri terbilang cukup mahal.

“Dari bahannya saja sudah premium, bubuk matcha ini mahal, setengah kilo aja bisa sampai Rp500 ribu,” ungkapnya sembari membuat pesanan. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp