Kesehatan

Siapkan 89 Ribu Stok Vaksin Lengkap Hingga Booster, Dinas Kesehatan Jateng Sebut Covid-19 Capai 107 Kasus

×

Siapkan 89 Ribu Stok Vaksin Lengkap Hingga Booster, Dinas Kesehatan Jateng Sebut Covid-19 Capai 107 Kasus

Sebarkan artikel ini
vaksinasi covid-19 | Vaksin Covid-19
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)

SEMARANG, beritajateng.tv – Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah mengungkap stok vaksin Covid-19 mencapai 89 ribu. Jumlah ini yakni untuk persediaan selama satu tahun ke depan.

Sub Koordinator Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Jateng, Atin Suhesti, menuturkan bahwa simpanan vaksin ini akan digunakan sampai bulan Oktober hingga November 2024. Menurutnya, 89 ribu stok vaksin itu komplit, baik untuk vaksin pertama, kedua, booster satu, hingga booster kedua.

“Sekitar 89 ribu untuk Jawa Tengah, jenis vaksinnya Indovac dan Inavac,” ujar Atin saat beritajateng.tv konfirmasi, Kamis, 28 Desember 2023.

BACA JUGA: Waspadai Kenaikan Kasus Covid-19, Minuman Kopi Campur Telur Ini Bisa Jaga Imun Tubuh

Selanjutnya, kata Atin, apabila persediaan di Puskesmas menipis atau bahkan habis, mereka dapat langsung mengajukan surat kepada Dinas Kesehatan Jateng untuk suplai vaksin. Sehingga, masyarakat Jateng yang ingin melakukan vaksinasi tidak perlu menunggu.

“Kalau menipis stoknya di puskesmas bisa langsung mengambil ke gudang kami,” terangnya.

Stok vaksin Covid-19 di gudang Dinas Kesehatan Jateng untuk jamaah haji dan umrah

Lebih lanjut, Atin mengaku kendati kasus Covid-19 mengalami peningkatan pada akhir tahun 2023, permintaan vaksin dari masyarakat tak kunjung naik. Ia menyebut, stok vaksin yang ada di gudang Dinas Keseharan Jateng terkhususkan untuk jemaah haji dan umrah.

“Belum ada peningkatan karena mereka kebanyakan sudah booster kedua. Nanti stok ditujukan untuk jamaah haji dan umrah yang berangkat 2024 serta masyarakat yang usianya menginjak 18 tahun. Kemarin kan mereka belum divaksin, nanti itu yang akan divaksin mulai dosis satu dan dua, booster satu, dan booster dua,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yunita Dyah Suminar, mengatakan Kota Semarang dan Surakarta masih menjadi daerah tertinggi kasus Covid-19.

BACA JUGA: Waspada! 30 Orang di Jateng Terkonfirmasi Covid-19, 2 Kota Ini Terbanyak