JAKARTA, beritajateng.tv – Artis Nana Mirdad beberapa waktu lalu sempat membuat warganet heboh dengan kabar penemuan bayi di dekat rumahnya.
Ia menyebut bahwa pengalaman menemukan bayi terjadi pada Oktober 2020 saat ia dan suaminya, Andrew White menemukan bayi di dekat Pantai Sanur KFC. Namun, saat mereka menemukan bayi tersebut, mahkluk malang itu sudah nyaris tak berbentuk lantaran menurut Nana, sudah terlidas mobil dan terjilat anjing.
“Tragisnya, ini berarti sudah kedua kalinya saya menyaksikan bayi yang di buang begitu saja oleh orangtuanya,” tulis Nana Mirdad akun Instagram @nanamirdad_.
Terbaru ini, ia kembali memiliki pengalaman menemukan bayi di dekat rumahnya.Sosok yang pertama kali menemukan bayi di dekat rumahnya adalah asisten rumah tangga (ART) Nana Mirdad, yakni Tika.
BACA JUGA: Pembuang Bayi Perempuan di Gunungpati Semarang, Polisi Awalnya Curigai Hal Ini
Mengetahui terdapat bayi di semak-semak dekat rumahnya, Nana Mirdad mengaku hal tersebut bukanlah pengalaman pertama baginya. Kakak dari Naysila Mirdad itu sempat mengaku takut bayi tersebut tak terselamatkan.
Meski begitu, ia dan keluarga langsung bergerak cepat menangani bayi tersebut.
Pesan Nana Mirdad
Saat penemuan bayi tersebut, ia dalam keadaan hypothermia dan langsung ditangani di unit gawat darurat (UGD). Kabar tentang hal ini langsung Nana unggah di media sosial pribadinya dengan harapan ibu kandung bayi tersebut melihatnya.
“Bayi ini beruntung sekali masih selamat, saat bayi ini dibawa ke rumah, kulitnya membiru. Siapa tahu ibunya yang membuang, melihat story ini, asal tahu aja, bayi ini sudah selamat, sehat, sempat terkena hypothermia. Namun sudah diatasi oleh pihak UGD,” tulis Nana Mirdad.
Nana mengatakan jika si ibu tidak bisa mengurus bayi tersebut, setidaknya ia titipkan ke panti sosial atau di depan rumah warga.
Ia juga menyebut bahwa masih ada pilihan lain untuk menjaga bayi tersebut.
“Jika memang tidak mau mengurus anak, banyak opsi selain membuang di semak belukar seperti ini.”
Nana juga menyarankan untuk meletakkan bayi di depan pagar agar dapat terawat dengan baik.
BACA JUGA: Polrestabes Semarang Tangkap Pelaku Pembuang Bayi di Ngaliyan, Ternyata Ibunya Sendiri
“Hubungi kedinasan sosial, titipkan ke yayasan, dan lain-lain. Atau setidaknya taruh di depan pagar rumah warga, agar bayi ini bisa terawat dengan layak,” lanjut Nana.(*)





