Meskipun Rasulullah sangat sibuk dengan urusan umat, tetapi beliau tidak lupa untuk merawat tubuhnya. Bukan tanpa alasan, Allah Ta’ala pun menyukai keindahan dan kebersihan. Tips sehat dan bahagia ini bertujuan agar terhindar dari segala penyakit dan semakin dicintai Allah sebagai hamba pencinta kebersihan.
“Sesungguhnya Allah itu bersih, Dia cinta kebersihan.” (HR. Tirmidzi).
7. Menjaga Kebersihan Lingkungan
Kebersihan itu pangkal sehat. Jika kita bisa menjaga kebersihan badan dan lingkungan, maka insya Allah tubuh kita tidak akan mudah sakit. Hal tersebut juga diterapkan Rasulullah. Beliau selalu menjaga berwudhu, bersiwak, memakai wewangian, menggunting kuku dan membersihkan lingkungan sekitarnya.
“Sesungguhnya, Allah Swt. baik dan menyukai kebaikan, bersih dan menyukai kebersihan, murah hati dan senang pada kemurahan hati, serta dermawan dan senang pada kedermawanan. Karena itu, bersihkan halaman rumahmu dan jangan meniru orang-orang Yahudi.” (HR. Tirmidzi).
BACA JUGA: Konsumsi Makanan Sehat, Sebuah Gaya Hidup Demi Umur Lebih Panjang
Hidup Sehat Itu Mudah
8. Makan Saat Lapar dan Berhenti Sebelum Kenyang
Jika mengonsumsi makanan secara berlebihan maka akan berdampak buruk bagi kesehatan. Selain bisa memicu resiko kegemukan, mengonsumsi makanan dalam porsi yang besar menyulitkan lambung untuk mencerna makanannya. Hal tersebut meningkatkan resiko penyakit degeneratif.
Allah Ta’ala berfirman: “Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (QS. Al-A’raaf: 31).
Dalam hadist juga dijelaskan: “Tidak ada wadah yang dipenuhi anak Adam yang lebih buruk dari perutnya. Cukuplah anak Adam mengkonsumsi beberapa suap makanan untuk menguatkan tulang rusuknya. Kalau memang tidak ada jalan lain (memakan lebih banyak), maka berikan sepertiga untuk (tempat) makanan, sepertiga untuk (tempat) minuman dan sepertiga untuk (tempat) nafasnya.” (HR. Tirmizi dan Ibnu Majah).
9. Waktu Tidur Malam Cukup
Rasulullah selalu menjaga pola tidur dengan tidur sekitar pukul 21.00 atau selepas sholat isya. Kemudian bangun di sepertiga malam terakhir.





