Viral

Usai Dinyatakan Halal, Warung Bakso Remaja Solo Diserbu Warga

×

Usai Dinyatakan Halal, Warung Bakso Remaja Solo Diserbu Warga

Sebarkan artikel ini
foto bakso gading solo
Seorang pembeli memngambil foto bakso Gading Solo yang sempat viral. (Google Review/Daycember)

SEMARANG, beritajateng.tv – Warung Bakso Remaja Gading Solo kembali melayani pembeli pada Jumat 7 November 2025 setelah hasil laboratorium Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memastikan produk mereka halal.

Kabar ini disambut gembira masyarakat yang langsung memadati warung sejak pagi.

Sebagai bentuk syukur, pihak warung membagikan 450 mangkuk bakso gratis kepada pengunjung. Hanya dalam waktu sekitar satu jam, seluruh porsi ludes diserbu warga yang datang membawa kupon antrean.

Banyak warga mengaku datang tidak hanya untuk menikmati bakso, tetapi juga untuk memastikan kondisi warung pasca-polemik yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu.

Pemilik Warung Lega dan Bersyukur

Pemilik Bakso Remaja Gading, Thirthania Laura (22), mengaku lega setelah hasil uji laboratorium diumumkan. Ia bersyukur warungnya kini bisa beroperasi normal kembali.

“Alhamdulillah, kami sudah bisa buka lagi. Respon warga sangat baik dan ini membuat kami sangat bersyukur,” ujar Thirthania.

BACA JUGA: Bakso Malang Ambil dengan Konsep Prasmanan, Main ke Kedai Bakso Oyisam Aja! Recommended!

Ia menjelaskan, kegiatan pembagian bakso gratis merupakan bentuk dukungan dari Polresta Surakarta, Wali Kota Solo Respati Ardi, serta HIPMI Solo dalam membantu pemulihan usahanya pasca-insiden tersebut.

Thirthania juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menempuh jalur hukum terkait kejadian sebelumnya. Ia memilih fokus pada peningkatan pelayanan dan penyelesaian proses sertifikasi halal yang saat ini tengah berjalan.

Wali Kota Solo Minta Maaf dan Evaluasi UMKM

Wali Kota Solo, Respati Ardi, turut hadir dan menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang sempat mencuat. Ia menilai kejadian ini menjadi evaluasi penting bagi pemerintah dalam melakukan pendampingan terhadap pelaku UMKM.

“Kami minta maaf atas kejadian ini. Ke depan, pelaku UMKM yang belum memiliki sertifikat halal akan kami fasilitasi dan dampingi,” ujar Respati.

BACA JUGA: Balungan hingga Jeroan Ada Semua, Bakso Kakap Pak Doel Jadi Jujugan Kuliner Enak di Kota Lama Semarang

Pemerintah Kota Solo berkomitmen untuk memperkuat pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku usaha agar kejadian serupa tidak terulang dan kepercayaan masyarakat terhadap produk UMKM lokal semakin meningkat. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp