Olahraga

Usai Kehilangan Gilbert Agius, PSIS Semarang Berpisah dengan Pelatih Fisik Alberto Garcia

×

Usai Kehilangan Gilbert Agius, PSIS Semarang Berpisah dengan Pelatih Fisik Alberto Garcia

Sebarkan artikel ini
Alberto Garcia

SEMARANG, beritajateng.tv – PSIS Semarang kembali mengalami perubahan di tim kepelatihan. Klub mengumumkan perpisahan dengan pelatih fisik asal Spanyol, Alberto Garcia, pada Selasa, 6 Mei 2025.

Alberto Garcia mundur sebelum kontraknya bersama klub selesai. Hal itu sebagaimana penuturan Direktur Utama PT Mahesa Jenar Semarang, Agung Buwono.

“Coach Alberto mengundurkan diri, dan kami menghargai keputusan itu. Terima kasih atas dedikasinya. Semoga kariernya terus sukses,” ujar Agung.

BACA JUGA: Terpuruk di Dasar Klasemen, PSIS Semarang Wajib Menang 3 Laga Mendatang Demi Hindari Degradasi

Akun Instagram resmi PSIS Semarang pun turut mengabarkan hengkangnya Alberto Garcia dari kursi pelatih Laskar Mahesa Jenar.

PSIS Semarang resmi berpisah dengan pelatih fisik asal Spanyol, Alberto Garcia. Coach Alberto memilih mengundurkan diri dan manajemen PSIS menghormati atas keputusan tersebut,” tulis @psisfcofficial.

“Terimakasih atas dedikasi Coach Alberto sepanjang musim ini untuk PSIS Semarang. Gracias, Coach!” imbuhnya.

BACA JUGA: Duh! PSIS Semarang Resmi Anjlok ke Klasemen Paling Bawah, Rekor Terburuk Sejak Promosi 2018

Kepergian Alberto Garcia menyusul langkah Gilbert Agius, pelatih kepala yang lebih dulu meninggalkan tim. Gilbert Agius dikenal sebagai sosok yang membawa Alberto ke PSIS pada Juli 2025 lalu.

Setelah Agius hengkang, posisi pelatih utama kini dipegang M Ridwan sebagai caretaker.

BACA JUGA: Dua Kali Gol Bunuh Diri, PSIS Semarang Kalah Telak 0-4 Kontra Bali United, Makin Sulit Jauhi Degradasi

Situasi PSIS saat ini sedang tidak ideal. Mereka masih bertarung untuk keluar dari zona merah. Dengan 25 poin, PSIS masih tertahan di dasar klasemen. Sisa tiga pertandingan musim ini menjadi sangat penting untuk nasib tim.

PSIS akan menghadapi lawan tangguh seperti PSS Sleman, Malut United, dan Barito Putera. Tim harus meraih hasil maksimal agar bisa bertahan di kasta tertinggi. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp