Viral

Viral Bapak Kos di Gunungpati Semarang Makan Kucing Milik Penghuni, Ngaku untuk Obati Diabetes

×

Viral Bapak Kos di Gunungpati Semarang Makan Kucing Milik Penghuni, Ngaku untuk Obati Diabetes

Sebarkan artikel ini
Bapak Kos Makan Kucing
Seorang bapak kos di Gunungpati, Semarang, ketahuan memakan kucing milik anak kos. (Foto: Tangkapan layar TikTok/@three.in.one)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kejadian mengejutkan di Semarang, Jawa Tengah, baru-baru ini menarik perhatian banyak orang di media sosial. Pak Nur, seorang bapak kos di kawasan Gunungpati, tertangkap basah oleh para anak kos saat sedang makan daging kucing.

Awalnya, para anak kos mencium bau tak sedap yang mengarah ke lokasi tertentu di sekitar kos. Setelah melakukan penyelidikan, mereka menemukan bulu-bulu kucing yang menjadi sumber bau tersebut.

Kecurigaan mereka akhirnya terbukti ketika melihat Pak Nur sedang makan nasi dengan lauk daging kucing. Salah satu anak kos mengabadikan momen tersebut dan mengunggahnya ke akun TikTok @three.in.one, yang kemudian menjadi viral.

“Pak, ini kucing saya? Enak bapak makan kucing?” tanya salah satu anak kos, marah.

Pak Nur menjelaskan bahwa ia terpaksa memakan daging kucing untuk mengendalikan kadar gula darahnya yang tinggi. Ia mengaku, suntikan insulin dari Dokter Dayat selama 9 bulan terakhir sudah tidak efektif lagi.

BACA JUGA: Miris Penembakan Kucing di Semarang, Indonesia Ternyata Peringkat Pertama Penyiksa Hewan di Dunia

“Saya makan daging kucing karena gula darah saya terus tinggi,” jelas Pak Nur.

Para anak kos yang merasa terganggu dengan tindakan Pak Nur, terutama setelah mengetahui bahwa beberapa kucing yang hilang ternyata ia makan, langsung menanyai lebih lanjut.

“Kenapa tidak makan ayam?” tanya anak kos lainnya.

“Duit dari mana? Saya tidak punya uang untuk beli ayam. Maaf jika kalian terganggu, tapi diabetes saya sudah parah,” jawab Pak Nur dengan nada memelas.

Bapak kos makan kucing milik penghuni, ngaku sulit tangkap ayam

Pak Nur juga menjelaskan bahwa ia kesulitan menangkap ayam liar karena mereka berada di pohon, yang sulit terjangkau.

Para anak kos merasa sangat terganggu dan marah setelah mengetahui bahwa kucing yang mereka rawat dan beri makan telah Pak Nur makan.

“Yang bapak potong kucing apa, Pak?” tanya salah satu anak kos.

“Kucing putih orange,” jawab Pak Nur.

BACA JUGA: Video Komunitas Pecinta Hewan Soroti Penembakan Kucing di Semarang

“Itu kucing yang saya beri makan terus. Bapak tega sekali,” ungkap anak kos dengan kesal.

Pak Nur berkali-kali meminta maaf dan menjelaskan ia terpaksa melakukan hal tersebut karena kondisinya yang mendesak. Kisah ini segera menyebar di media sosial dan menuai banyak komentar dari warganet.

“Di komunitas ada yang marah-marah, katanya kecium bau bangkai pas dicek ada bekas kucing dan ternyata benar,” tulis akun @annisa****.

“Kak coba lapor ke rumah singgah clow atau ke IG animals_hopeshelterindonesia,” imbuhnya. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp