Jateng

Viral Dugaan Kekerasan Seksual Verbal Mahasiswa UNNES di Medsos, Kampus Sebut Ada Tiga Korban

×

Viral Dugaan Kekerasan Seksual Verbal Mahasiswa UNNES di Medsos, Kampus Sebut Ada Tiga Korban

Sebarkan artikel ini
unnes
Universitas Negeri Semarang (Unnes). (unnes.ac.id)

SEMARANG, beritajateng.tv – Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengungkap terdapat tiga korban dalam dugaan kasus kekerasan seksual verbal yang melibatkan seorang mahasiswa dan sempat viral di media sosial pada Rabu, 17 Juni 2026 malam.

Awalnya, kasus ini viral di media sosial dari cuitan unggahan akun X UNNES MENFESS. Terduga pelaku diduga melakukan kekerasan seksual secara verbal melalui chat kepada korban yang tergabung dalam grup antar-jemput (anjem) dan jasa titip (jastip) kampus.

“Tadi subuh heboh banget di grup anjem jastip, denger-denger sih ada cowo yang chatnya mengarah ke pelecehan pas dia jadi pelanggan jastip. Terus ada yang buka suara juga kalau dia pernah jadi pelanggan anjem si cowo itu, dan dia kena juga pelecehan. Siapa itu?” tulis akun tersebut pada Rabu, 17 Juni 2026 pagi.

BACA JUGA: Kronologi Dugaan Pelecehan Driver Jastip Unnes Viral, Berawal dari Chat Tak Senonoh 

“Malam ini jam 20.00 di depan GSG, yang bersangkutan akan bertemu langsung dan membuat video permintaan maaf kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan atas tindakannya. Kalau ada yang pernah mengalami hal serupa atau ingin menyampaikan langsung uneg-unegnya, langsung join,” lanjut akun tersebut pada sore harinya.

Saat pertemuan tersebut, massa menyerbu lokasi untuk menemui pelaku. Sambil menunggu terduga pelaku klarifikasi, beberapa massa yang berada di lokasi melakukan siaran langsung yang berujung viral di media sosial.

Berdasarkan informasi yang beritajateng.tv himpun, terduga pelaku berinisial merupakan laki-laki berinisial MFA, mahasiswa UNNES angkatan 2025. Dari beberapa bukti chat yang beredar di sosial media, terduga pelaku mengirimkan chat yang menanyakan apakah korban pernah berhubungan badan.

Polrestabes Semarang mengamankan terduga pelaku pada Kamis, 18 Juni 2026 sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.

Klarifikasi Kampus, Sebut Ada Tiga Korban

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat UNNES, Surahmat, mengatakan laporan dugaan kekerasan seksual tersebut sebenarnya telah diterima Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (PPK) UNNES sebelum kasusnya ramai diperbincangkan di media sosial.