Peristiwa

Viral Mahasiswa UI Sebar Brosur Wajah Prabowo Subianto di Jalanan, Ingatkan Soal Ini!

×

Viral Mahasiswa UI Sebar Brosur Wajah Prabowo Subianto di Jalanan, Ingatkan Soal Ini!

Sebarkan artikel ini
mahasiswa UI / prabowo
Mahasiswa UI sebar brosur berwajah Prabowo Subianto di jalanan kawasan Jakarta. (X/Paltiwest)

JAKARTA, beritajateng.tv – Viral sebuah video yang menunjukkan mahasiswa mengenakan almamater Universitas Indonesia (UI) menyebar brosur dengan wajah Prabowo Subianto.

Adapun video tersebut diunggah oleh salah satu pengguna X bernama @Paltiwest pada Jumat, 12 januari 2024 pagi. Dalam video tersebut, tampak mahasiswa UI membagikan brosur berwajah Prabowo Subianto di wilayah Salemba, Jakarta Pusat.

Rekaman tersebut pun viral di X. Sebanyak 578,9 ribu tayangan pun tampak dalam kolom views video tersebut. “Mahasiswa UI bergerak sebarkan poster soal Prabowo.. Gaspol Mahasiswa” tulis @Paltiwest.

Adapun para mahasiswa UI itu membagikan brosur berwajah calon presiden (capres) nomor urut 2 itu kepada para pengguna jalan.

Tak hanya brosur berwajah Prabowo Subianto saja, sejumlah mahasiswa tersebut juga membgikan stiker ke para pengguna jalan, seperti pejalan kaki, pedagang maupun pengendara transportasi.

BACA JUGA: Regulasi Ribet, Mahasiswa Semarang Terancam Kehilangan Suara Saat Pemilu 2024

Usut punya usut, mahasiswa UI bergerak untuk menuntut penyelesaian kasus hak asasi manusia (HAM) serta penculikan sejumlah aktivis tahun 1998. Mereka ingin ingatkan kembali kepada masyarakat agar tidak melupakan isu HAM yang terjadi pada aktivis tahun 1998.

Isi brosur dari mahasiswa UI

Dalam brosur yang beredar tersebut, tampak wajah Prabowo dengan dominasi warna merah dan kuning.

Tak hanya itu saja, brosur juga terlengkapi dengan tulisan yang menyinggung Prabowo sebagai pelaku penculikan sejumlah aktivis di era 1997 hingga 1998.

“Achtung! Reformasi Dikhianati. Politik Dinasti Ancaman Bagi Demokrasi. Inilah Penculik Aktivis 1998. Kasus Penculikan dan Penghilangan Paksa Aktivis 1997-1998,” demikian isi brosur yang beredar di media sosial.

Mereka menuntut para pelaku yang terlibat dalam penculikan aktivis 1998 mendapat hukuman sesuai dengan aturan yang berlaku.

Mahasiswa UI ingin ingatkan masyarakat soal kasus pelanggaran HAM yang pernah terjadi dan belum ada kejelasan hingga kini.