SEMARANG, beritajateng.tv – Ketua Asprov Jawa Tengah, Yoyok Sukawi mengucap syukur gelaran Liga 3 Jawa Tengah berjalan sukses dan aman hingga akhir pertandingan Final.
Final antara Persibangga Purbalingga dan Persip Pekalongan itu berhasil Persip menangkan dengan skor 4-2. Pekalongan keluar sebagai juara melalui adu penalty 4-2 di Stadion Jatidiri Semarang.
Yoyok Sukawi, Ketua Asprov Jawa Tengah mengatakan bahwa pergelaran final Liga 3 Jateng merupakan tugas puncak bagi Asprov Jateng. Dan pertandingan berjalan dengan lancar serta berkualitas.
BACA JUGA : Persip Pekalongan Juara Liga 3 Jawa Tengah Kalahkan Persibangga Purbalingga
“Sudah paripurna kita, final Liga 3 Jawa Tengah. Semua penonton datang, banyak warga Jawa Tengah ingin menonton secara langsung dan tadi final berjalan dengan baik dan berkualitas,” terangnya.
Yoyok juga menjelaskan meski pun pada pelaksanaan awal Liga 3 tidak mudah dengan banyak kendala merupakan kewajaran. Hal tersebut patut ia syukuri bahwa Liga 3 Jawa Tengah telah berjalan baik, aman, tentram dan lancar.
“Pada saat penyisihan ada kendala itu wajar, tapi kita syukuri dari awal hingga akhir. Sepak bola Jawa Tengah telah berhasil menggelar Liga 3 Jawa Tengah dengan aman, tentram dan sukses,” katanya.
Yoyok Sukawi Sebut Kompetisi Liga 3 Aman
Terkait beberapa klub sepak bola di Jawa Tengah menurut Yoyok yakni 10 persen dari total peserta klub yang ikut dalam kompetisi tersebut.
“Kalau nasional tahun ini gambarannya biasanya 10 persennya dari seluruh peserta, tahun ini sekitar 23 peserta. Jadi kemungkinan wakil Jawa Tengah sekitar dua klub yang ikut lolos mengikuti putaran nasional. Dan nanti dari EXCO PSSI yang akan menentukan,” jelas Yoyok.
Yoyok juga menerangkan bahwa Asprov Jawa Tengah akan melakukan pendampingan kepada klub-klub yang lolos di tingkat nasional. Agar klub tersebut mampu bersaing di level nasional.
“Untuk tim klub yang lolos nasional tentu kita akan lakukan pendampingan-pendampingan. Supaya tim yang lolos ke nasional ini bisa siap dan lebih mampu berkompetisi di tingkat nasional. Jadi nanti nasional ini akan ada 80 klub, semuanya semangat untuk mengikuti Liga 3 nasional menuju promosi Liga 2, maka kita harus lebih hati-hati dan semangat,” ucapnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





