DEMAK, 22/3 (beritajateng.tv) – Terik sinar matahari tak menyurutkan ribuan masyarakat kabupaten Demak untuk menyaksikan karnaval hari jadi Kabupaten Demak ke-520 tahun 2023 di Alon-alon Demak, Rabu siang (22/3/2023).
Kemeriahan hari jadi Demak ini tampak lain dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pasalnya bertepatan dengan datangnya bulan suci Ramadhan 1444 H.
Pemerintah kabupaten Demak dalam hal ini Dinas Pariwisata menyelenggarakan festival Megengan dan Kirab Budaya kota Wali.
Festival Megengan resmi dimulai setelah dipukulnya bedug yang dilakukan Bupati Demak Eistianah bersama jajaran forkopimda, dalam acara tersebut 20 group yang terdiri dari 1200 orang pelajar baik tingkat, SD/MI, SMP/Mts, SMA/SMK/Sederajat, sanggar seni dan serta masyarakat umum, ikut menampilkan performa dari berbagai kesenian.
Sebelum digelarnya pentas seni budaya, terlebih dahulu dilakukan iring-iringan prajurit oleh saka pariwisata dan dilanjutkan oleh rombongan bupati dan forkopimda dan peserta festival Megengan Senin dan budaya.
Menurut Bupati Demak, Esitianah festival Megengan ini diharapkan Bangkit Bersama untuk Demak yang lebih Bermartabat Maju dan Sejahtera.
“Semoga spirit peringatan Hari jadi Kabupaten Demak yang ke 520 tanggal 28 Maret mendatang dapat menjadi roh untuk membangun Kabupaten Demak yang lebih Nyata,” terang Bupati.
Tak hanya menggelar kesenian saja, pameran kuliner juga ikut meramaikan dalam agenda HUT Demak ke-520, lanjut Eistianah, mulai dari jajanan, minuman serta makanan tradisional dipamerkan dipusat kuliner yang berada di kawasan masjid raya Demak.
” Jamu Coro dan Ikan Asap yang telah mendapatkan penghargaan Anugrah pesona Indonesia dan juga Sego Ndoreng, Nasi Kropohan, mudah didapatkan di Demak. Kuliner ini perlu di uri uri sehingga perlu diadakan festival kuliner khas Demak yang diharapkan warisan budaya ini tidak punah,” pungkas Bupati Demak. (*)
Editor: Elly Amaliyah






