SEMARANG, beritajateng.tv – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara menangkap 14 Warga Negara Asing (WNA) asal China yang bekerja secara ilegal sebagai buruh bangunan di Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Penindakan berlangsung pada Senin 14 November 2025 setelah masyarakat melaporkan keberadaan para pekerja asing tersebut.
Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi DKI Jakarta, Pamudji Raharja, mengumumkan penangkapan itu pada Jumat, 14 November 2025. Ia menegaskan bahwa operasi tersebut merupakan respons cepat terhadap laporan publik terkait penyalahgunaan izin tinggal.
Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Utara, Rendra Mauliansyah, menjelaskan bahwa seluruh WNA China tersebut hanya mengantongi izin tinggal kunjungan dengan indeks C18, bukan izin kerja.
Saat pemeriksaan, mereka juga tidak dapat menunjukkan dokumen perjalanan yang sah.
BACA JUGA: Soal Prabowo Bolehkan WNA Masuk BUMN, Menteri Transmigrasi: Pusing Cari Orang Pintar di Indonesia
Mereka dinyatakan melanggar Pasal 116 UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian karena tidak memenuhi kelengkapan dokumen, serta Pasal 122 huruf a karena menyalahgunakan izin tinggal untuk bekerja sebagai buruh kasar.
“Mereka di berikan tindakan administratif berupa pendetensian dan juga pelaksanaan deportasi ke negara asal,” tegas Rendra.
Pembagian Tugas Para WNA di Proyek Bangunan
Imigrasi turut mengungkap peran masing-masing dari para pekerja ilegal tersebut dalam proyek pembangunan pusat perbelanjaan itu:
-
QZ sebagai mandor, dengan bantuan WF sebagai asisten pengawas.
-
HZ dan JM bekerja sebagai tukang kayu yang membuat pintu dan atap.
-
JJ dan PS bertugas sebagai tukang cat.
-
PJ dan PG menjadi tukang listrik.
-
LZ bekerja sebagai tukang las.
-
YD, YD, YS, dan CW memasang plafon.
-
ZG berperan sebagai tukang keramik.
BACA JUGA: Minat Wisatawan Mancanegara Meningkat, 33 Ribu WNA Gunakan Kereta Api di Daop 4 Semarang
Rendra menekankan bahwa Imigrasi Jakarta Utara akan terus menindak tegas pelanggaran serupa.
“Kami memastikan bahwa setiap WNA yang tinggal di Indonesia adalah mereka yang patuh dan membawa manfaat,” ujarnya. (*)





