SEMARANG, beritajateng.tv – Walikota dan Wakil Walikota Semarang periode 2025-2030 Agustina Wilujeng dan Iswar Aminuddin (Agustin-Iswar) mendapat sambutan hangat warga masyarakat usai prosesi pelantikan.
Agustin-Iswar tiba di Balaikota Semarang sekitar pukul 18.45 WIB, Kamis, 20 Februari 2025.
Pasangan Agustin-Iswar kembali ke Semarang setelah pelantikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta.
BACA JUGA: Resmi Jadi Walikota Semarang, Agustina Wilujeng Siap Jadi Pelayan Rakyat
Di halaman Balaikota, Agustin-Iswar langsung mendapat serbuan warga Semarang yang ingin berswa foto.
Penyambutan tersebut berlangsung meriah, dengan iringan pasukan paskibra bendera merah putih, tarian Semarangan, Barongsai, hingga konvoi Dinas Perhubungan.
Pemerintah kota Semarang juga menyiapkan 12.000 porsi makanan gratis bagi masyarakat. Hal ini sebagai wujud syukur atas pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Semarang baru.
BACA JUGA: 12.000 Porsi Makanan Gratis Bagi Masyarakat Di Pesta Rakyat Penyambutan Walikota Semarang
Tak hanya itu, lantunan sholawat juga mengiringi Agustin-Iswar masuk ke Balaikota untuk mengikuti acara doa bersama dan sertijab.
Prosesi selanjutnya yakni serah terima jabatan (Sertijab) dari Plh Walikota Semarang, M. Khadik kepada Walikota terpilih Agustin-Iswar. Kegiatan berakhir dengan Rapat Paripurna DPRD Kota Semarang dan tasyakuran.
Dalam kesempatan itu, Agustina menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program-program pembangunan yang telah di rintis dan di kerjakan oleh walikota sebelumnya.
“Ke depan kita akan menyempurnakan yang masih kurang, serta menghadirkan kebijakan dan program yang selaras dengan misi dan visi pemerintahan yang telah ditetapkan,” ujar Agustin.
BACA JUGA: Sambutan Pertama sebagai Walikota Semarang, Agustin-Iswar Sampaikan Turut Prihatin untuk Mbak Ita
Di akhir sambutannya, Agustin menegaskan komitmennya bersama Iswar untuk menjalankan amanah yang ia emban dengan penuh tanggung jawab.
“Kami akan menjalankan amanah ini dengan menjunjung tinggi transparansi, akuntabilitas dan menempatkan kepentingan masyarakat di atas segalanya,” pungkas Agustin. (*)
Editor: Elly Amaliyah






