SEMARANG, beritajateng.tv – Dalam upaya meningkatkan minat dan bakat siswa, Dinas Pendidikan Kota Semarang menggelar lomba literasi untuk siswa SD yang bertempat di SD Negeri Pekunden, Rabu 21 Juni 2023.
Lomba yang bertajuk ‘Pembinaan Minat Bakat dan Kreativitas Siswa SD’ tersebut terdiri dari tiga cabang lomba, yaitu lomba baca puisi, lomba mendongeng, dan lomba cerita pendek dengan total peserta sebanyak 48 peserta yang mewakili 16 kecamatan se-Kota Semarang.
Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Sekolah Dasar, Parinem, SH menyebut, kegiatan lomba tersebut bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada siswa-siswa SD untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam bidang literasi. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membantu menggali dan mengembangkan minat baca siswa.
“Tujuannya untuk menggali kemampuan dan kreativitas anak di dalam minat bakat ini, untuk biar lebih meningkatkan kemampuan anak agar bisa diteruskan di jenjang berikutnya,” kata Parinem kepada beritajateng.tv.
BACA JUGA: Perpustakaan Nasional Kukuhkan Walikota Semarang sebagai Bunda Literasi
Lomba Literasi Asah Minat dan Bakat Siswa
Lomba literasi tersebut berlangsung satu hari penuh. Para pemenang akan menerima trofi dan sertifikat, serta kesempatan untuk tampil mewakili Kota Semarang di lomba tingkat provinsi nantinya.
“Ada arah ke sana, meski belum ada info dari provinsi. Tapi ini sebagai langkah kita dalam menyiapkan anak-anak ini kalau sewaktu-waktu ada lomba tingkat provinsi kita tinggal sesuai permintaan, jadi sudah persiapan sebelumnya,” lanjutnya.
Ia pun berharap, kegiatan lomba ini dapat mengasah minat dan bakat siswa SD dalam bidang literasi sekaligus menghadirkan suasana kompetitif sehingga kemampuan siswa SD dapat semakin berkembang.
“Harapannya bakat minatnya anak-anak dapat lebih terasah. Dan juga sebagai wadah untuk menyalurkan bakat dan minat literasi, sekaligus sebagai ajang berprestasi,” pungkasnya.
Sementara itu, Azarin Salsabila Zhafira (10) dari SD Hj. Isriati Baiturrahman mengaku gugup dan antusias dalam mengikuti lomba mendongeng. Ia bahkan telah bersiap sejak semalam demi bisa menyuguhkan penampilan yang terbaik.
“Ikut lomba ini menambah pengalaman, dan juga bisa bertemu teman-teman dari kecamatan lain, seneng sekali,” ucap Azarin.
Azarin yang berkostum tradisional berwarna merah tersebut kemudian sukses menampilkan cerita yang berjudul Legenda Pleburan. Ia akhirnya berhasil menyabet gelar juara III dan berhak atas tropi dan sertifikat penghargaan dari lomba literasi tersebut. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





