Uncategorized

Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Jembatani Komunikasi Jemaat Antar Gereja

×

Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Jembatani Komunikasi Jemaat Antar Gereja

Sebarkan artikel ini
Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Jembatan Komunikasi Jemaat Antar Gereja

Semarang, 13/7 (BeritaJateng.tv) – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen menyambut baik Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Jawa Tengah periode 2022-2027 yang dilaksanakan di Auditorium Hall IFGF, Selasa (12/07/2022).

Organisasi yang beranggotakan para pendeta dari berbagai gereja dengan denominasi (aliran) masing-masing, akan bisa menjadi jembatan komunikasi antar umat Kristiani, sehingga menumbuhkan persatuan di antara mereka.

“Saya pikir, saya rasa, panjenengan semua memiliki kesibukan yang super, Apalagi ketemu dengan umat, ketemu dengan jemaat, yang banyak begitu keluhannya, banyak resahnya, banyak keluh kesahnya dan mereka menuntut panjenengan semua memberikan solusi karena bagaimanapun juga mereka butuh tuntunan, dan tuntunan itu ada dalam Alkitab yang artinya adalah panjenengan semua yang harus menafsirkan,” tuturnya.

Lebih lanjut Wagub Taj Yasin menuturkan, satu ayat dalam kitab suci bisa ditafsirkan dari berbagai sudut pandang. Sudut pandang yang diambil, bisa disebabkan karena menyesuaikan dengan situasi dan kondisi para jemaatnya.

“Saya yakin, saya percaya bahwa setiap gereja itu juga punya angan-angan yang dibentuk dari jemaat masing-masing. Dan itulah yang akhirnya menimbulkan cara sudut pandang. sesuai dengan keadaan jemaat, umatnya, pemeluknya, dan seterusnya. Dan (sudut pandang) itu juga tidak bisa dipaksakan ada di gereja yang lain. Bukan hanya di gereja lain, (tapi juga) di negara, di kabupaten, di kota, atau provinsi yang lain, yang memiliki cara pandang masing-masing,” urai dia.

Taj Yasin melanjutkan, perbedaan yang ada, tetap harus kembali ke kitab suci karena itu tidak boleh dirusak. Kitab suci menjadi payung besar untuk menyatukan. Pendeta yang tergabung dalam organisasi API, punya peran sebagai jembatan komunikasi dengan para jemaatnya.

“Setiap manusia memiliki sudut pandang masing-masing dan keinginannya juga beda-beda. Tidak mungkin manusia itu satu keinginannya. Pasti berbeda. Kalau keinginannya hanya satu, ngapain kita berbicara, ngapain kita bermusyawarah, ngapain kita berdiskusi, cukup kita duduk, toh tujuan kita sama. Disitulah keberagaman itu yang seharusnya menjadi kunci sukses kita, kunci kebersamaan kita untuk saling mengisi, yang mana dengan perbedaan itu menunjukkan bahwa kita sebagai hamba adalah kelemahan, dan kekuatan ada di Tuhan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPD API Jawa Tengah Pdt. ZS Djoko Poernomo, S.Th berharap tercipta kerjasama yang baik dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Hal ini akan ditindaklanjuti dengan pengaktifan 14 Kota / Kabupaten yang membentuk Kota dan Kabupaten tergabung dengan API. “Terima kasih atas Perhatian Gus Yasin atas perhatiannya kepada kami Hamba – Hamba Tuhan di Jawa Tengah khususnya Asosiasi Pendeta Indonesia, ” katanya. (Ak/El)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp