SEMARANG, beritajateng.tv – Cuaca yang semakin panas ditambah aktivitas padat sering membuat tubuh terasa lemas, berkeringat berlebihan, bahkan kepala terasa pusing. Kondisi ini tidak boleh dianggap sepele karena bisa menjadi tanda kelelahan panas atau heat exhaustion.
Banyak orang mengira tubuh yang terasa panas hanya disebabkan demam. Padahal, kelelahan akibat aktivitas berat atau terlalu lama berada di bawah sinar matahari juga dapat menyebabkan suhu tubuh meningkat. Karena itu, penting mengetahui bagaimana mencegah kelelahan panas agar aktivitas tetap berjalan lancar tanpa mengganggu kesehatan.
Apa Itu Kelelahan Panas?
Kelelahan panas adalah kondisi ketika tubuh kehilangan terlalu banyak cairan dan garam akibat paparan suhu tinggi atau aktivitas fisik yang berat. Akibatnya, tubuh kesulitan mengatur suhu sehingga muncul berbagai keluhan.
Gejala kelelahan panas umumnya meliputi:
- Tubuh terasa sangat lelah
- Berkeringat berlebihan
- Kulit terasa dingin dan lembap
- Pusing atau sakit kepala
- Mual
- Kram otot
- Denyut jantung lebih cepat
- Sulit berkonsentrasi
Jika tidak segera ditangani, kelelahan panas dapat berkembang menjadi heat stroke atau sengatan panas yang merupakan kondisi darurat medis.
Apakah Kecapean Bisa Membuat Tubuh Terasa Panas?
Jawabannya, ya.
Saat tubuh bekerja terlalu keras, metabolisme akan meningkat sehingga menghasilkan lebih banyak panas. Jika kondisi tersebut disertai cuaca panas atau tubuh kekurangan cairan, mekanisme pendinginan alami melalui keringat menjadi tidak optimal.
Akibatnya, seseorang bisa merasakan tubuh lebih panas dari biasanya meski tidak sedang mengalami demam. Selain itu, rasa lelah juga sering disertai wajah memerah, banyak berkeringat, hingga jantung berdebar lebih cepat.
BACA JUGA: Lur! Cuaca Panas Semarang Bakal Terjadi Sepanjang Oktober, Waspada Heatstroke
Namun, apabila tubuh terasa panas disertai demam tinggi, menggigil, atau berlangsung selama beberapa hari, sebaiknya segera memeriksakan diri ke tenaga kesehatan karena bisa jadi disebabkan oleh infeksi atau penyakit lain.
Jika Tubuh Terasa Panas, Apa yang Harus Dilakukan?
Apabila tubuh mulai terasa panas akibat kelelahan atau cuaca yang terik, segera lakukan beberapa langkah berikut.
- Pindah ke tempat yang lebih sejuk atau ber-AC.
- Longgarkan atau lepaskan pakaian yang terlalu tebal.
- Minum air putih sedikit demi sedikit hingga kebutuhan cairan terpenuhi.
- Tempelkan handuk basah atau kompres dingin di leher, ketiak, dan lipatan paha.
- Istirahat hingga kondisi tubuh membaik.
- Hindari aktivitas fisik berat sementara waktu.
Segera cari pertolongan medis apabila suhu tubuh terus meningkat, muncul kebingungan, pingsan, muntah terus-menerus, atau tidak berkeringat meski tubuh terasa sangat panas.
Bagaimana Cara Mencegah Kelelahan Panas?
Mencegah kelelahan panas sebenarnya cukup sederhana jika kamu lakukan secara konsisten. Berikut beberapa langkah yang bisa kamu terapkan.
1. Minum air putih yang cukup
Jangan menunggu haus untuk minum. Pastikan tubuh tetap terhidrasi, terutama saat cuaca sedang panas atau ketika berolahraga.
2. Hindari paparan matahari terlalu lama
Jika memungkinkan, batasi aktivitas luar ruangan pada pukul 10.00 hingga 15.00 karena sinar matahari sedang berada pada intensitas tertinggi.
3. Gunakan pakaian yang nyaman
Pilih pakaian berbahan katun atau bahan yang mudah menyerap keringat dengan warna terang agar tubuh tidak mudah menyerap panas.
4. Beristirahat secara berkala
Apabila pekerjaan mengharuskan berada di luar ruangan, sempatkan beristirahat di tempat teduh setiap beberapa waktu agar suhu tubuh kembali normal.
5. Konsumsi makanan bergizi
Asupan nutrisi yang cukup membantu tubuh menghasilkan energi sekaligus menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit.
6. Kenali batas kemampuan tubuh
Jangan memaksakan diri bekerja atau berolahraga ketika tubuh sudah mulai merasa lelah. Istirahat sejenak jauh lebih baik daripada memaksakan aktivitas hingga mengalami kelelahan panas.
BACA JUGA: Gerah Pol! Cuaca Panas Gak Karuan, Servis Kipas di Kota Semarang Banjir Orderan: Sampai 7 Unit Sehari
Kelelahan panas merupakan kondisi yang terjadi ketika tubuh kesulitan mengatur suhu akibat paparan panas berlebih atau kehilangan banyak cairan. Kondisi ini dapat menyebabkan tubuh terasa panas, lemas, pusing, hingga mual.
Kabar baiknya, kelelahan panas bisa dicegah dengan menjaga tubuh tetap terhidrasi, menghindari paparan sinar matahari terlalu lama, menggunakan pakaian yang nyaman, serta memberi waktu tubuh untuk beristirahat. Jika muncul gejala yang semakin berat atau tidak kunjung membaik, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan agar mendapat penanganan yang tepat. (*)





