Olahraga

Bangkitkan Kejayaan Tenis Meja, Gubernur Minta PTMSI Jawa Tengah Rutin Gelar Event

×

Bangkitkan Kejayaan Tenis Meja, Gubernur Minta PTMSI Jawa Tengah Rutin Gelar Event

Sebarkan artikel ini
PTMSI
Pelantikan Pengurus Provinsi PTMSI Jawa Tengah periode 2026-2030 di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, Sabtu, 1 Agustus 2026. (Foto: Dok. Pemprov Jateng)

SEMARANG, beritajateng.tv — Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meminta pengurus baru Persatuan Tenis Meja Indonesia (PTMSI) wilayah setempat melakukan terobosan dengan menggelar event tenis meja secara rutin.

Langkah ini ԁiharapkan mampu menjadikan olahraga tenis meja sebagai gaya hidup (lifestyle) sekaligus wadah melahirkan atlet berprestasi.

Hal itu Luthfi sampaikan saat memberikan arahan dalam acara Pelantikan Pengurus Provinsi PTMSI Jawa Tengah periode 2026-2030 di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, Sabtu, 1 Agustus 2026.

“Pengurus yang baru harus punya terobosan kreatif. Olahraga sekarang menjadi gaya hidup dan kebutuhan masyarakat. Wujudkan tenis meja jadi lifestyle dengan banyak kegiatan. Kalau perlu ada event rutin, libatkan juga bupati dan wali kota,” kata Luthfi.

Dengan begitu, ia berharap pengurus baru dapat membangkitkan prestasi dan pembinaan atlet tenis meja Jawa Tengah di kancah nasional dan internasional.

BACA JUGA: Fuhan Sabian Tobey, Raih Juara 1 Kejuaraan Tenis Meja Blora Open ke VI 2025

“Pembinaan dan prestasi harus kita kedepankan. Mulai hari ini pengurus di 35 kabupaten/kota harus bersatu untuk memberikan prestasi olahraga tenis meja kepada masyarakat. Pemprov Jateng akan memberikan tali asih bagi mereka yang berprestasi,” tegas Luthfi.

Harapan Ahmad Luthfi tersebut bukan tanpa dasar, sabab Jawa Tengah punya sejarah prestasi tenis meja yang kuat. Pada PON ke-16 tahun 2004, atlet asal Jateng, Yon Mardiyono, meraih emas tunggal putra dan perunggu beregu putra.

Pada PON ke-17 tahun 2008, Jawa Tengah kembali meraih medali. Yaitu perak beregu putra, perunggu beregu putri, serta perunggu ganda putra melalui Yon Mardiyono dan Ersan Sutanto.

Periode gemilang tersebut juga mengantarkan Yon Mardiyono memperkuat Indonesia pada ajang SEA Games 2005 dan 2007. Pada ajang itu, atlet asal Jawa Tengah juga menyumbangkan medali perak ganda putra pada 2005 dan perunggu beregu putra pada 2007.

Dekade ini, potensi atlet tenis meja sangat besar. Pada gelaran Popnas ke-17 tahun 2025, atlet muda Citra Rasmi berhasil meraih tiga emas untuk Jawa Tengah dari tunggal putri, ganda putri, dan beregu putri.

BACA JUGA: Ajang Cari Bibit Atlet Potensial, Blora Open Tenis Meja Resmi Digelar, Diikuti 288 Peserta dari Jateng-Jatim

Potensi tersebut juga terlihat saat kejuaraan Tenis Meja Gubernur Jateng Cup 2025 ԁiikuti 362 atlet dari berbagai klub. Hal ini membuktikan bahwa basis komunitas tenis meja masih cukup besar di Jawa Tengah.

Ketua Umum Pengurus Provisinsi PTMSI Jawa Tengah, Lukas Arry Dwiko Utomo, mengatakan ԁibutuhkan kerja sama dari seluruh stakeholder tenis meja untuk mewujudkan ekosistem pembinaan dan kompetisi yang baik.

“Kami optimistis dan bertekad meraih prestasi tenis meja Jawa Tengah. Salah satunya ԁimulai dari penguatan tata kelola organisasi yang transparan, akuntabel, efektif dan efisien. Target kami pada PON 2028 di NTB, tenis meja bisa menyumbangkan prestasi,” katanya. (adv)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp