SEMARANG, beritajateng.tv – TIS Energy melalui Wilayah Kerja Blora berpartisipasi dalam serangkaian agenda penguatan kompetensi wartawan melalui Program Bersama SKK Migas–KKKS Jabanusa.
Agenda-agenda tersebut meliputi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang berlangsung pada 29 September–1 Oktober 2025 di Surabaya. Kemudian Lokakarya Media yang berlangsung di Hotel Gumaya Tower, Semarang, pada 7–8 Oktober 2025.
Kegiatan UKW menjadi momentum penting bagi insan pers di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Yakni untuk memperkuat peran jurnalistik yang berimbang, kredibel, serta sesuai dengan kaidah kode etik profesi.
Sebanyak 62 wartawan mengikuti UKW yang terselenggara atas kerja sama dengan Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) ini. Mereka terdiri atas 50 peserta dari Jawa Timur dan 12 peserta dari Jawa Tengah, yang berasal dari berbagai media cetak, siber, dan televisi.
BACA JUGA: Lewat Desa Mandiri-Edukasi Publik, DEM Semarang Dorong Mahasiswa Jadi Pionir Swasembada Energi
Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kompetensi wartawan lokal, TIS Energy turut mengikutsertakan tujuh wartawan asal Kabupaten Grobogan dan Demak. Seluruhnya telah lulus uji kompetensi pada jenjang Muda dan Madya.
Selain UKW, kegiatan juga berlanjut dengan Lokakarya Media yang menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten di bidangnya.
Hadir Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Anggono Mahendrawan, yang memaparkan peran strategis SKK Migas dan KKKS dalam mencapai target produksi nasional; Muhammad Jazuli dari Dewan Pers yang membahas pedoman penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) di media serta etika jurnalistik; Riza Permadi, pakar media dan komunikasi yang mengulas perkembangan model bisnis dan lanskap media di era digital; serta Kristanto Hartadi, Direktur Eksekutif LPDS, yang menyampaikan apresiasi terhadap semangat para peserta UKW dan pentingnya peningkatan kapasitas wartawan secara berkelanjutan.
Kepedulian TIS Energy terhadap insan pers
Kegiatan tersebut mengangkat topik “Optimalisasi Peran Media dalam Mendorong Capaian Target Hulu Migas Nasional”. Dalam kegiatan ini turut 74 Pimpinan Redaksi dan perwakilan media. Mereka terdiri atas 11 peserta dari Jawa Tengah dan 63 peserta dari Jawa Timur.
Agenda itu bertujuan memperkuat sinergi antara pelaku industri hulu migas dan insan pers dalam membangun komunikasi publik yang transparan, kredibel, dan konstruktif.
“Keberhasilan industri hulu migas tidak bisa mencapainya sendirian. Perlu sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan media sebagai jembatan informasi. Hal itu agar masyarakat memahami tantangan sekaligus potensi besar sektor migas bagi daerah,” ujar Anggono, Kepala SKK Migas Perwakilan Jabanusa.
Sebagai KKKS yang beroperasi di wilayah kerja Blora, TIS Energy terus menunjukkan kepeduliannya terhadap penguatan kapasitas dan profesionalisme insan pers.
BACA JUGA: Dukung Transisi Energi Hijau, PLN dan XL Axiata Tingkatkan Pasokan Listrik untuk BTS
Melalui berbagai kegiatan edukatif, sertifikasi, dan forum dialog bersama Pemimpin Redaksi media lokal, TIS Energy secara konsisten membangun engagement yang lebih intens dan konstruktif dengan media. Hal ini sebagai upaya memperkuat komunikasi publik yang terbuka dan berimbang di sekitar wilayah operasinya.
“Sinergi dengan media bukan hanya soal publikasi. Tetapi, tentang membangun pemahaman bersama akan tanggung jawab sosial dan keberlanjutan industri hulu migas,” ujar Colin Soh, Deputy Managing Director TIS Energy pada kesempatan lain.
Melalui dukungan dalam kegiatan ini, TIS Energy berharap dapat terus memperkuat kemitraan dengan media lokal. Hal itu sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun komunikasi publik yang sehat dan berkelanjutan di sektor hulu migas. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi






