Pendidikan

Baru Dua Minggu Bertugas, Rektor Undip Disodori Catatan “PR” 240 Halaman: Dari UKT hingga KIP-K

×

Baru Dua Minggu Bertugas, Rektor Undip Disodori Catatan “PR” 240 Halaman: Dari UKT hingga KIP-K

Sebarkan artikel ini
undip
BEM Undip menyerahkan kajian berisi 240 halaman kepada Rektor Undip, Prof Suharnomo dalam dialog “Duduk Bareng Rektor”, Rabu, 15 Mei 2024. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Prof Suharnomo baru bertugas selama dua minggu. Ia resmi dilantik pada Senin, 29 April lalu.

Meski baru menjabat dua minggu, segudang pekerjaan rumah (PR) telah menanti Suharnomo. Salah satunya terkait permasalahan Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Alhamdulillah kita tidak menaikan UKT sudah 7 tahun,” katanya kepada beritajateng.tv usai menghadiri dialog “Duduk Bareng Rektor”, Rabu 15 Mei 2024.

Suharnomo memastikan bahwa pihaknya tidak akan menaikkan besaran UKT bagi mahasiswa Undip pada tahun ajaran yang baru nanti. Hal tersebut, kata dia, merupakan komitmen Undip terhadap keterjangkauan pendidikan bermutu tinggi bagi semua pihak.

BACA JUGA: Usai Heboh Kasus Mahasiswa KIPK Bergaya Mewah Kini Muncul Akun @Undipkorup, Sarang Laporan?

Meski begitu, ia memastikan jika pembangunan dan mutu layanan Undip tidak akan terganggu. Bahkan kian meningkat tiap tahunnya.

“Tapi pembangunan di Undip jalan terus, kita banyak bantuan alumni, bantuan pihak ke tiga, bantuan swasta,” sambungnya.

Selain itu, Suharnomo juga menyebut bahwa Undip berkomitmen penuh dalam melayani mahasiswa dengan ekonomi kurang mampu. Salah satunya dengan Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K).

Ia menuturkan, Undip memiliki 22,89 persen mahasiswa penerima KIP-K. Padahal, pemerintah hanya menargetkan 20 persen di tiap universitas.

“Artinya, kita jauh melampauinya, karena kita ingin lebih banyak orang yang kurang berkemampuan ekonomi untuk kuliah di Undip,” tuturnya.

BEM Undip serahkan 240 halaman berisi kajian permasalahan

Dalam kesempatan yang sama, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Undip menyerahkan kajian permasalahan mahasiswa kepada Suharnomo. Total, kajian tersebut berisi 240 halaman yang berisi berbagai permasalahan, baik akademik maupun non akademik.

“Kajian yang kami buat berisi 240 halaman, di sana membahas UKT, sarana dan prasarana, dan layanan lain yang masih menjadi PR Undip yang perlu diselesaikan,” kata Ketua BEM Undip, Farid Darmawan.

Farid menilai, momentum perubahan Rektor Undip menjadi momentum baru yang positif. Bahwasanya, Suharnomo juga menunjukkan keinginannya untuk kemajuan Undip.

BACA JUGA: Viral, Undip Akhirnya Panggil Mahasiswa Penerima KIP-K yang Bergaya Hidup Mewah

Ia berharap, hal-hal positif dan segala bentuk kemajuan dapat bersifat sistematik dan jangka panjang.

“Ini yang kamu tunggu-tunggu? Semoga kajian kami tidak hanya diterima, tapi juga diimplementasikan, dan nanti kami follow up (tindaklanjuti) kembali,” tutupnya. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp