BLORA, beritajateng.tv – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menggandeng media di Blora, Jawa Tengah mengedukasi masyarakat tentang Pemilu positif dan berkualitas.
Hal ini kata ketua Bawaslu Blora Andyka Fuad Ibrahim saat menggelar acara kehumasan dalam Pemilu di Sekretariat Bawaslu, Senin 20 November 2023.
Acara bersama Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) menghadirkan narasumber ketua PWI Kabupaten Blora Heri Purnomo.
BACA JUGA: Video Pemkot Semarang Kucurkan Hibah Rp 96 Miliar ke KPU dan Bawaslu
“Menjelang masa Kampanye ini, kita mengajak teman teman media di Blora agar memberi edukasi kepemiluan kepada masyarakat,” ungkap Andyka, Senin.
Ia juga membuat perjanjian kerjasama (PKS) dengan organisasi Pers PWI agar kedepan bisa menyampaikan tahapan Pemilu dan bersama sama mengawasi jalannya Pemilu.
“Sebentar lagi masa Kampanye, jangan sampai dalam pemberitaan memihak salah satu Paslon, dan membuat berita yang menyesatkan,” imbuhnya.
Sementara ketua PWI Blora Heri Purnomo dalam materinya menyampaikan peran media di dalam Pemilu bagaimana bisa menjadi media berwajah malaikat.
“Artinya dalam menyampaikan sebuah informasi melalui media harus beretika, seuai Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan mengacu kepada Undang-undang Pers no 40 tahun 1999,” jelas Heri.
Ia menjelaskan bahwa di era digitalisasi seperti ini, banyak sekali media yang hanya copy paste yang bersumber dari media sosial (medsos), praktik mencampur medso dengan media mainstream .
“Perlunya verifikasi dengan berbagai narasumber agar apa yang kita sampaikan ke publik, bisa masyarakat pahami. Sehingga menghasilkan Pemilu yang berkualitas,” tuturnya, dalam edukasi media dan Bawaslu Blora.
Ia berharap seharusnya media ikut memaknai independensi dan netralitas, dengan memberi arah yang mengedukasi dan mendewasakan demokrasi Indonesia. (*)
Editor: Elly Amaliyah





