Jateng

BAZNAS Kabupaten Semarang Beri Bantuan Modal Usaha ke 45 Mustahik UMKM: Agar Bisa Jadi Muzaki

×

BAZNAS Kabupaten Semarang Beri Bantuan Modal Usaha ke 45 Mustahik UMKM: Agar Bisa Jadi Muzaki

Sebarkan artikel ini
Mustahik Semarang
Wakil Bupati Semarang, Nur Arifah, menyerahkan secara simbolis bantuan kepada warga terdampak bencana di Tuntang, Kabuoaten Semarang, Rabu. 26 November 2025. (Foto: Dok. Diskominfo Kabupaten Semarang)

SEMARANG, beritajateng.tv – Sebanyak 45 orang mustahik menerima penyaluran bantuan usaha produktif dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Semarang, Rabu, 26 November 2025.

Ke-45 mustahik penerima bantuan tersebut merupakan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dari berbagai wilayah kecamatan di Kabupaten Semarang.

Penyerahan bantuan tersebut oleh Wakil Bupati Semarang, Nur Arifah, di aula Rumah Kemasan, kompleks UMKM Center, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang.

Menurut Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Semarang, Suud, bantuan itu bersumber dari dana Zakat Infaq dan Sedekah (ZIS) masyarakat yang BAZNAS kelola.

BACA JUGA: Dukung UMKM Kerajinan Bambu, Baznas Salatiga Gelontorkan Bantuan Rp10,5 Juta

Ke-45 mustahik (pelaku UMKM) memperoleh bantuan modal usaha masing-masing sebesar Rp2 juta. Dana tersebut untuk membantu pengembangan usaha yang mereka tekuni.

Dengan bantuan tersebut harapannya kegiatan usaha para pelaku UMKM tersebut bisa berkembang. Sehingga, mereka yang awalnya mustahik nantinya juga bisa mejadi muzaki.

“Karena ini menjadi tujuan yang BAZNAS Kabupaten Semarang harapkan dalam menyalurkan bantuan usaha produktif kepada para mustahik pelaku UMKM ini,” jelas Suud.

Sementara itu, Wakil Bupati Semarang berharap bantuan modal usaha dari BAZNAS Kabupaten Semarang ini bisa para mustahik manfaatkan dengan efektif.

Wakil Bupati Semarang: Usai UMKM-nya sukses, para mustahik bisa menjadi muzaki untuk membantu yang lain

Sehingga, kata Nur Arifah, UMKM yang saat ini para mustahik jalankan bisa semakin berdaya dan berkembang guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah di sektor UMKM.

“Yang tidak kalah penting, setelah usahanya berkembang, para pelaku UMKM ini juga bisa menjadi muzaki untuk membantu mustahik-mustahik yang lainnya,” tegasnya.

Salah satu penerima manfaat, Nur Aini (27), mengungkapkan, bantuan modal usaha ini akan ia gunakan untuk membeli mesin jahit dan membuka usaha jasa menjahit pakaian.

Selama ini, warga Desa Batur, Kecamatan Getasan, ini telah belajar ketrampilan menjahit. Namun, karena belum memiliki modal, ia pun kesulitan membuka usaha secara mandiri.

BACA JUGA: Hidup Sebatang Kara, Warga Jepon Dapat Bantuan Rumah dari Baznas Blora

“Alhamdulillah, bantuan ini akan saya manfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk membeli mesin jahit dan membuka usaha sendiri di rumah,” tambah Nur Aini.

Sementara itu, Suud menambahkan, selain bantuan modal usaha, BAZNAS Kabupaten Semarang juga menyalurkan bantuan jambanisasi untuk 111 kepala keluarga (KK).

Selain itu, juga disalurkan bantuan bagi warga yang terdampak bencana alam. “Totalnya Rp51,8 juta untuk jambanisasi dan Rp29 juta untuk 12 KK terdampak bencana alam,” tandasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp