SEMARANG, beritajateng.tv – Berpulangnya Mooryati Soedibyo menjadikan momen duka yang terdalam bagi masyarakat Tanah Air. Kabarnya, ia meninggal pada Rabu, 24 April 2024 dini hari pukul 01.00 WIB.
Adapun penyebab meninggalnya Mooryati Soedibyo diungkapkan oleh putri keduanya, yakni Putri Kuswisnu Wardani.
Putri pendiri produk kecantikan Mustika Ratu tersebut menyebut bahwa Mooryati Soedibyo meninggal bukan karena penyakit, melainkan faktor usia yang membuatnya rentan mengalami penyakit ringan.
“Istilahnya kena flu sedikit aja repot sekali ya harus dirawat dan sebagainya jadi memang kami sayang-sayang,” ucapnya seperti beritajateng.tv lansir dari Antara, Rabu 24 April 2024.
Putri menyebut bahwa ibundanya sudah tidak aktif bertemu orang semenjak wabah Covid-19.
BACA JUGA: Usai Umumkan Lepas Jilbab, Kini Viral Zara Anak Ridwan Kamil Pamer Makanan Pro Israel
Pihak keluarga juga tidak memberikan izin untuk bertemu banyak orang. Hal tersebut mengingat usia Mooryati Soedibyo yang sudah lansia dan mudah terserang penyakit.
“Karena sepuh aja, jadi memang semenjak Covid sudah tidak bertemu orang karena dokter tidak mengizinkan. Bukannya kami tidak ingin ibu (Mooryati) tetap bergaul dengan teman-teman,” ucapnya.
Momen bersama keluarga
Putri juga menuturkan di masa tuanya, ibunya itu lebih banyak menikmati momen kebersamaan dengan keluarganya terlebih di 3 sampai 4 tahun terakhir masa hidupnya.
“Beliau menikmati masa tuanya, sudah merasa menuntaskan anak-anak dan cucunya. Bahkan cicitnya sudah banyak dan sudah beranjak dewasa jadi beliau menikmati masa tuanya,” ujarnya.
Di sisi lain, Nadia Mulya yang merupakan presenter ternama sekaligus runner-up pertama Puteri Indonesia 2004 mengenang Mooryati sebagai sosok yang inspiratif bagi perempuan-perempuan Indonesia.
“Dia sukses dalam perusahaannya, dalam mendidik anak-anaknya, dalam bersosialisasi sampai ibu juga masih kuliah S3, aku ingat banget gitu,” kata Nadia.
BACA JUGA: Khawatir Perang Iran vs Israel Pengaruhi Industri Jateng, Apindo Ungkap 2 Sektor Ini Tak Terdampak
Nadia juga mengaku banyak belajar mengenai tata krama dan sopan santun dari Mooryati.
Sebelum meninggal dunia, Mooryati Soedibyo sempat mengabdikan diri untuk dunia pendidikan. (*)





