BLORA, beritajateng.tv – Cabor angkat besi Blora berhasil meraih medali terbanyak yakni 10 medali, dan menjadi juara Umum di Porprov Jateng 2023.
Hari terakhir pertandingan, Minggu 6 Agustus 2023, menambah dua medali perak kelas 102 kg putra atas nama Puguh Prasetyo. Dan kelas 102 putra atas nama Ahmad Imron Hanafi.
Dengan begitu Blora menjadi juara umum cabor angkat besi pada Porprov Jateng XVI 2023 di GOR Mustika Blora Minggu 6 Agustus 2023.
Bupati Blora, H. Arief Rohman turun langsung mengalungkan seluruh medali kepada para Atlet angkat besi Blora yang meraih podium.
Mas Arief sapaan akrab Bupati Blora itu mengatakan prestasi ini semoga bisa menjadi motivasi bagi atlet lain di Kabupaten Blora.
“Dengan meraih 6 Emas, 2 Perak dan 2 Perunggu, semoga ini menjadi penyemangat bagi yang lainnya”, ungkap Mas Arief, Minggu.
Dari total 6 emas itu, 2 emas merupakan sumbangsih 2 atlet Nasional yang berada di Pelatnas. Yakni Muhammad Yasin di kelas 73 kg dan Siti Nafisatuk Hariroh di kelas 49 kg.
Sedangkan 4 emas lain, berhasil atlet Blora raih yang baru pertama kali mengikuti Porprov Jateng. Yakni Bagos Satriya Maylana (49kg), Adi Putra (55kg), Ahmad toyfur Rohman (61kg), Aril Satria Pratama (67kg).
Ada 2 Perunggu raihan Imas Riski Febriana di kelas 55kg putri dan Leiro Braga Sondi kelas 96kg putra.
Aril Satria Pratama yang baru pertama kali mengikuti ajang empat tahunan pekan olahraga tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Ia mengaku bangga bisa membela Blora dan meraih emas perdananya. Aril yang berlatih di luar Blora datang untuk membela Blora.
“Senang bisa meraih emas. Baru pertama ikut porprov, sebelumnya belum pernah. Saya latihan sejak Januari lalu”, kata Aril.
Cabor Angkat Besi Blora Juara Umum
Sementara di Cabor lainnya, Atlet panjat tebing nasional, Berthdigna Devi Surya Kencana kembali meraih medali emas dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2023.
Setelah sebelumnya mendapatkan medali emas pada kelas Speed World Record. Kali ini spiderwoman yang tampil dan membela kampung halamannya, Blora, Jawa Tengah itu kembali meraih medali emas. Untuk kelas Speed Klasik Perorangan Putri pada laga yang dihelat di Lapangan Kridosono Blora, pada Minggu 6 Agustus 2023.
Bertha sapaan akrabnya mampu mengungguli kecepatan atlet asal Kabupaten Kudus, Nafatika Astuti dalam dua jalur yang berbeda.
Pada jalur pertama Bertha mampu menyelesaikan tugasnya dengan waktu 8,574 detik. Sedangkan pada jalur kedua ia mampu menyelesaikan tugasnya dengan waktu 10,088 detik, sehingga total waktu 18,662 detik.
Sedangkan Nafatika Astuti harus puas mendapatkan medali perak dengan total waktu 21,962 detik.
Sementara untuk peraih medali perunggu masing-masing di dapat oleh atlet asal Kabupaten Grobogan,
Naira Putri Arhyani. Dan atlet asal Kota Semarang, Theresia Putri Aurelia.
Di sisi lain, untuk kelas Speed Klasik Perorangan Putra. Medali emas di dapatkan oleh Aditya Tri Syahria asal Kabupaten Purbalingga dengan total waktu 15,656 detik.
Sedangkan atlet asal Kabupaten Temanggung, Krishna Bayu Ardiansyah harus puas mendapatkan medali perak. Dengan total waktu 18,668 detik.
Sementara M. Risqullah Asal Kabupaten Semarang dan Aefhel Tri Andika Asal Kota Surakarta, masing-masing berhak meraih medali perunggu.
Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Blora, Christian Prasetya merasa bersyukur karena sejauh ini atlet panjat tebingnya telah mendapatkan tiga medali emas.
“Ya bersyukur kita sudah dapat tiga emas, tapi kita punya target 4 emas, 3 perak, dan 3 perunggu,” kata dia.
Sampai dengan saat ini Perolehan medali untuk kontingen Kabupaten Blora total sementara 15 emas, 9 perak dan 8 Perunggu. (*)
Editor: Elly Amaliyah





