Jateng

Evaluasi Kegiatan Wisata, Camat Gajahmungkur Pastikan Pelayanan Warga Bendan Ngisor Tetap Berjalan

×

Evaluasi Kegiatan Wisata, Camat Gajahmungkur Pastikan Pelayanan Warga Bendan Ngisor Tetap Berjalan

Sebarkan artikel ini
Gajahmungkur Bendan Ngisor
Camat Gajahmungkur, Puput Widhiatmoko Hadinugroho, saat ditemui di kantor Kelurahan Bendan Ngisor, Senin, 27 Oktober 2025. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Kecamatan Gajahmungkur memastikan pelayanan masyarakat di Kelurahan Bendan Ngisor tetap berjalan normal meski sejumlah perangkat kelurahan menjadi korban dalam kecelakaan bus pariwisata Forum Kesehatan Kelurahan (FKK) Bendan Ngisor di Tol Pemalang, Sabtu, 25 Oktober 2025 lalu.

Camat Gajahmungkur, Puput Widhiatmoko Hadinugroho, menyampaikan bahwa pihak kecamatan telah mengambil alih sementara seluruh layanan administrasi dan kependudukan di kelurahan tersebut agar masyarakat tetap terlayani.

“Setelah terjadi kecelakaan kemarin, karena Pak Plt Lurah dan beberapa perangkat kelurahan menjadi korban, sementara semua pelayanan kami bantu dari kecamatan. Semua urusan masyarakat tetap berjalan,” jelasnya saat beritajateng.tv temui di kantor Kelurahan Bendan Ngisor pada Senin, 27 Oktober 2025.

BACA JUGA: Usai Tragedi Bus FKK Bendan Ngisor, Wali Kota Semarang: Pastikan Kendaraan Aman Sebelum Wisata

Widhiatmoko menegaskan, pihaknya juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kegiatan serupa yang melibatkan perjalanan wisata, agar kejadian tragis itu tidak terulang.

“Tentunya ke depan setiap kegiatan wisata akan kami evaluasi secara ketat, terutama soal kelayakan armada. Dari informasi yang kami terima, kendaraannya kemarin sebenarnya tidak layak, tapi tetap paksakan berangkat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, beberapa kegiatan kelurahan yang sudah terjadwal untuk waktu dekat terpaksa tertunda sementara sebagai bentuk penghormatan kepada korban dan untuk memulihkan situasi.

“Ada tiga kegiatan yang sementara kami hentikan dulu. Insyaallah besok sudah kami tunjuk Plt Lurah agar aktivitas pelayanan dan kegiatan masyarakat bisa berjalan seperti biasa,” katanya.

Duka mendalam untuk para korban kecelakaan bus FKK Bendan Ngisor

Widhiatmoko juga menyampaikan duka mendalam kepada para korban dan berharap proses pemulihan, baik bagi keluarga yang ditinggalkan maupun korban luka, dapat berjalan lancar.

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga semua korban diberi kesembuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” tutupnya.

Sebelumnya, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Bendan Ngisor, Sugeng Purwoko, menyampaikan bahwa untuk sementara seluruh kegiatan rekreasi warga akan berhenti sebagai bentuk duka dan penghormatan kepada para korban.

“Minggu depan masih ada tiga rombongan yang rencana rekreasi, tapi sementara kami stop dulu. Kami berduka, kami menghormati FKK kami yang biasanya berjuang di bidang kesehatan, kini tertimpa musibah,” tuturnya.

BACA JUGA: Suasana Rumah Duka Korban Kecelakaan Bus Wisata FKK Bendan Ngisor, Begini Kesaksian Kerabat

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mengingatkan pentingnya keselamatan dan kelayakan armada bus dalam kegiatan pariwisata. Hal itu Agustina ungkapkan usai penyerahan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia bus FKK di Aula Kelurahan Bendan Ngisor.

“Pemerintah kota akan terus mengingatkan agar penyelenggara dan peserta memastikan kendaraan dalam kondisi aman sebelum berangkat,” tegasnya.

“Ini menjadi pelajaran berharga agar ke depan kita lebih berhati-hati. Pastikan kendaraan benar-benar layak jalan dan sesuai pesanan,” pungkas Agustina. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp