Gaya Hidup

7 Fakta Menarik Kostum Pemain Bridgerton, dari Inspirasi hingga Proses Pembuatan

×

7 Fakta Menarik Kostum Pemain Bridgerton, dari Inspirasi hingga Proses Pembuatan

Sebarkan artikel ini
kostum pemain Bridgerton season 3
Pemain utama film Bridgerton Season 3. (Foto: @netflixid).

SEMARANG, beritajateng.tv – Serial Bridgerton season 3 part 1 telah rilis pada 16 Mei 2024, dan para penggemar kini tak sabar menanti bagian 2 yang akan tayang bulan depan. Musim ini menyoroti kisah cinta antara Penelope Featherington dan Colin Bridgerton. Selain chemistry menarik antara kedua karakter tersebut, kostum yang pemain Bridgerton season 3 kenakan juga patut mendapat perhatian khusus.

Sebagai pemeran utama, Nicola Coughlan dan Luke Newton mendapat perhatian besar berkat tim yang mengurusi rambut, tata rias, dan kostum mereka. Desainer busana John Glaser serta penata rambut dan MUA Erika Okvist menampilkan Penelope dengan lebih percaya diri, sekaligus mengubah kesan Colin yang sebelumnya lebih kekanak-kanakan.

Fakta menarik kostum pemain Bridgerton season 3

Transformasi Penelope terinspirasi dari hollywood

Menggantikan gaun bermotif bunga dan nuansa kuning jeruk yang khas di season 1 dan 2, kostum Penelope di season 3 lebih dominan warna pastel lembut seperti biru dan hijau. Ada sentuhan seksi dalam gaya berpakaiannya, berpadu dengan sarung tangan transparan.

BACA JUGA: Para Penggemar Bridgerton Season 3, Sudah Tau Info Ini? Perhatikan Detailnya sebelum Menonton

Penelope menghabiskan uang hasil menulis kolom Lady Whistledown untuk mengubah penampilannya, memilih mode terkini langsung dari Paris. Menurut John Glaser, inspirasi gaun Penelope berasal dari era 1820-an.

Untuk memberikan nuansa Hollywood kuno, Erika Okvist mengambil inspirasi dari ikon film 1950-an seperti Rita Hayworth dan Marilyn Monroe. Ikon Hollywood lainnya, Audrey Hepburn, menginspirasi kostum Eloise Bridgerton, yang mendapat sentuhan modernitas dengan pita dan ruffles.

Nuansa Marlboro Man pada Kostum Colin Bridgerton

Transformasi Luke Newton sebagai Colin di season 3 sangat mengesankan. Penampilannya yang lebih tangguh terinspirasi dari sosok koboi populer, Marlboro Man. Hal ini terlihat pada kemeja berkerah terbuka dan pakaian modern Colin kenakan, menampilkan kesan pemuda yang lebih kuat dan dewasa.

Wig spektakuler Ratu Charlotte

Salah satu elemen fesyen yang selalu mencuri perhatian adalah wig Ratu Charlotte (Golda Rosheuvel). Pada musim pertama, ia mengenakan dua belas wig yang pembuatannya memerlukan waktu satu hingga tiga minggu. Wig terberat muncul di season 1, dalam adegan pesta pernikahan Simon dan Daphne, terdiri dari lima wig yang dijahit menjadi satu.

Di season 3, Ratu Charlotte mengenakan wig dengan desain paling spektakuler, menampilkan angsa kristal yang didukung oleh jarum jam cetak 3D dan motor untuk menggerakkannya.

Biaya kostum Bridgerton

Season pertama memiliki tugas berat sebagai penentu kesuksesan franchise Bridgerton bagi Netflix. Biaya kostum yang dikeluarkan sangat besar.

Berdasarkan buku Inside Bridgerton, perancang kostum menciptakan 1.800 gaun dan menghabiskan USD 80.000 untuk kostum di musim pertama. Ellen Mirojnick dan timnya membuat 7.500 potong kostum, termasuk pakaian dalam.

Pembuatan Kostum Bridgerton

Setiap musim, serial ini mengambil langkah rumit dalam pembuatan kostum. Untuk season 2, desainer kostum Sophie Canale mengungkapkan bahwa tim memproduksi sekitar 160 kostum setiap enam minggu dengan total 700 kostum. Setiap episode membutuhkan sekitar 90 kostum, dengan episode pertama season 2 menampilkan 146 penampilan.

Bahan kostum Bridgerton

Meskipun desain kostum mengambil kebebasan sinematik, bahan yang digunakan memastikan akurasi aspirasi. Pengadaan bahan kostum dari pabrik-pabrik di Italia, Prancis, dan Inggris, serta toko-toko di London dan New York. Tim desainer juga membuat kain sendiri dengan teknik pemotongan laser.

Meningkatkan tren fashion vintage

Sejak tayang perdana pada Desember 2020, Bridgerton berdampak besar pada tren fashion. Kostum rumitnya meningkatkan penjualan besar bagi pembuat korset.

Hingga tahun 2024, obsesi terhadap gaun korset masih relevan. Etsy melaporkan peningkatan permintaan alat peraga era Regency seperti perangkat teh dan sarung tangan. Fenomena serupa terjadi pada The Queen’s Gambit yang mendorong peningkatan pasar perangkat catur.

Demikianlah sederet fakta menarik kostum pemain Bridgerton season 3 yang selalu menjadi perhatian para penikmat serial ini di setiap episodenya. (*).

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp